Akurat Logo

Presiden Israel Dorong Perdamaian dengan Lebanon, Tegaskan Satu Syarat Penting

Fitra Iskandar | 30 Juni 2026, 07:47 WIB
Presiden Israel Dorong Perdamaian dengan Lebanon, Tegaskan Satu Syarat Penting
Presiden Isaac Herzog. Foto: aijac

AKURAT.CO Presiden Israel, Isaac Herzog, menyambut baik penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara Israel dan Lebanon. Herzog menyebut kesepakatan tersebut sebagai tonggak penting untuk memperkuat stabilitas kawasan sekaligus membuka babak baru dalam hubungan kedua negara yang selama ini diwarnai ketegangan.

Dalam pernyataannya, Herzog menegaskan Israel menginginkan perdamaian yang berkelanjutan dengan Lebanon. Menurutnya, stabilitas jangka panjang hanya dapat terwujud jika terbebas dari pengaruh Iran dan kelompok-kelompok bersenjata yang didukung Teheran.

Herzog: Kesepakatan Jadi Langkah Positif bagi Stabilitas

Herzog mengatakan nota kesepahaman yang telah disepakati merupakan perkembangan positif yang berpotensi mengurangi ketegangan di sepanjang perbatasan Israel-Lebanon.

Ia menilai kesepakatan tersebut dapat menjadi fondasi bagi terciptanya keamanan yang lebih kuat sekaligus membuka ruang dialog yang lebih konstruktif antara kedua belah pihak.

"Kesepakatan ini menjadi peluang untuk membangun stabilitas dan memulai fase baru yang didasarkan pada saling pengertian," ujarnya.

Israel Ingin Perdamaian Berkelanjutan dengan Lebanon

Dalam pernyataan yang sama, Herzog menegaskan bahwa Israel menginginkan hubungan damai yang berlangsung dalam jangka panjang, bukan sekadar gencatan senjata sementara.

Ia menekankan bahwa perdamaian tersebut harus berlangsung tanpa campur tangan atau pengaruh Iran di Lebanon. Menurutnya, berakhirnya pengaruh kelompok-kelompok bersenjata yang didukung Teheran menjadi faktor penting untuk menciptakan keamanan regional yang lebih stabil.

Serukan Semua Pihak Jalankan Isi Kesepakatan

Herzog juga mengajak seluruh pihak yang terlibat untuk menjalankan isi nota kesepahaman secara konsisten.

Menurutnya, implementasi penuh terhadap seluruh ketentuan dalam perjanjian akan menjadi kunci dalam mencegah kembali meningkatnya ketegangan serta memperkuat keamanan di kawasan perbatasan.

Ia berharap kesepakatan tersebut menjadi awal dari hubungan yang lebih stabil antara Israel dan Lebanon, dengan mengedepankan penghormatan terhadap komitmen yang telah disepakati bersama.

Meski demikian, hingga kini belum diungkap secara rinci isi lengkap nota kesepahaman tersebut maupun mekanisme pelaksanaannya. Perkembangan implementasi kesepakatan masih akan menjadi perhatian komunitas internasional mengingat hubungan Israel dan Lebanon selama beberapa dekade kerap diwarnai konflik di wilayah perbatasan.

Sumber: Voiceofemirates

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.