Serangan Israel di Gaza Tewaskan Anak 9 Tahun dan 5 Warga Lain, Belasan Orang Terluka

AKURAT.CO Serangan militer Israel kembali menewaskan sedikitnya enam warga Palestina, termasuk seorang anak perempuan berusia sembilan tahun, di Jalur Gaza pada Minggu (12/7/2026). Selain korban jiwa, lebih dari belasan warga lainnya dilaporkan mengalami luka-luka akibat rentetan serangan di beberapa wilayah.
Otoritas kesehatan Gaza menyebut serangan terbaru terjadi ketika upaya gencatan senjata masih berlangsung, sementara negosiasi antara Israel dan Hamas mengenai tahap lanjutan kesepakatan damai belum menunjukkan kemajuan berarti.
Bengkel di Gaza City Dibombardir
Serangan paling mematikan terjadi di kawasan Sabra, Gaza City, ketika sebuah bengkel pandai besi dihantam serangan drone Israel.
Pejabat Rumah Sakit Al-Shifa melaporkan sedikitnya empat warga Palestina tewas akibat serangan tersebut. Seluruh korban dievakuasi ke rumah sakit setelah bangunan bengkel luluh lantak.
Militer Israel mengonfirmasi telah melancarkan serangan di lokasi tersebut. Menurut pernyataannya, sasaran operasi adalah infrastruktur yang digunakan kelompok Hamas, termasuk fasilitas yang disebut sebagai lokasi produksi senjata.
Tak lama setelah serangan pertama, militer Israel mengeluarkan perintah evakuasi kepada warga sekitar. Namun sekitar satu jam kemudian, kawasan yang sama kembali digempur melalui serangan udara.
Akibat serangan lanjutan itu, 14 orang mengalami luka-luka, menurut data Layanan Ambulans Bulan Sabit Merah Palestina.
Anak Perempuan 9 Tahun Tewas di Kamp Pengungsian
Di lokasi terpisah, seorang anak perempuan berusia sembilan tahun, Tala Abu Matar, dilaporkan tewas akibat tembakan pasukan Israel di sebuah kamp pengungsian di Gaza tengah.
Kementerian Kesehatan Gaza menyatakan korban meninggal di lokasi kejadian.
Sementara itu, militer Israel mengaku belum mengetahui insiden yang menyebabkan kematian anak tersebut.
Tenda Pengungsi di Khan Younis Jadi Sasaran
Serangan Israel juga dilaporkan menghantam sebuah tenda pengungsian di Khan Younis, Gaza selatan.
Pejabat Rumah Sakit Nasser mengatakan satu warga Palestina tewas dalam serangan tersebut.
Militer Israel mengakui melakukan operasi di wilayah itu dan menyebut serangan tersebut merupakan bagian dari aktivitas rutin militernya. Namun, pihaknya menyatakan belum menerima laporan mengenai adanya korban sipil.
Korban Terus Bertambah Meski Ada Gencatan Senjata
Meski intensitas serangan menurun sejak gencatan senjata mulai berlaku pada 10 Oktober, operasi militer Israel di Gaza masih berlangsung hampir setiap hari.
Militer Israel menyatakan serangan-serangan tersebut ditujukan kepada Hamas dan kelompok bersenjata lain yang disebut tengah mempersiapkan aksi terhadap Israel.
Namun, serangan itu juga terus menimbulkan korban di kalangan warga sipil.
Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, sejak gencatan senjata diberlakukan sedikitnya 1.098 warga Palestina telah tewas, termasuk sekitar 260 anak-anak. Dalam periode yang sama, lima tentara Israel juga dilaporkan tewas.
Sumber: Reuters
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 7Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








