Akurat
Pemprov Sumsel

EKSKLUSIF, CEO Roemah Koffie: Angkat Kopi Nusantara dan Pemberdayaan Petani Indonesia

Sultan Tanjung | 15 November 2024, 10:45 WIB
EKSKLUSIF, CEO Roemah Koffie: Angkat Kopi Nusantara dan Pemberdayaan Petani Indonesia

 

AKURAT.CO Bagi anda pecinta kopi nusantara, simak wawancara kami dengan  CEO of Roemah Koffie, Felix TJ, Felix berbagi tentang visi dan misi Roemah Koffie dalam mempromosikan kekayaan budaya Nusantara melalui kopi.

Roemah Koffie, yang bermula sebagai roaster*, kini mengembangkan jangkauannya ke sektor hilir dengan konsep Roemah Koffie guna meningkatkan dampak positif khususnya kepada petani kopi Indonesia.

Sebagai informasi, outlet Roemah Koffie saat ini ada di Carstensz Mall, Jl. Jenderal Sudirman No.1 GF #01, Cihuni, Kec. Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten.

Dalam waktu dekat, Roemah Koffie juga akan membuka cabang di JHL Tower Gading Serpong, Puri Indah Mall 2, Gunawarman, serta PIK 2.

Meski sibuk melayani banyak pengunjung stan Roemah Koffie di SIAL Interfood 2024 di JIEXPO Kemayoran Rabu,(14/11), Felix berkenan menyempatkan waktu dan menceritakan dengan antusias mengenai Roemah Koffie.

Roemah Koffie bertujuan menjadi ruang inklusif bagi semua kalangan, sambil mengangkat kisah dan warisan budaya dari Sabang hingga Merauke melalui nama produk dan desain artistik yang terinspirasi dari lagu dan cerita rakyat tradisional.

Baca Juga: Tips dan Cara Supaya Kebiasaan Minum Kopi Makin Sehat dari Organisasi Kesehatan PAFI

Akurat.Co : Kami ingin tahu lebih dalam terkait Roemah Koffie yaitu mulai sejak kapan berdirinya dan menurut informasi yang kami terima berawal dari roaster yang kedepannya juga akan banyak pengembangan-pengembangan yang mengarah hilirisasi, bisa anda ceritakan?

Felix TJ : Siapa Kami? Kami Roemah Koffie dan apa arti nama Roemah Koffie? Roemah Koffie itu buat kami sebuah rumah,  saya mau kasih nama yang sangat sederhana agar bisa menjangkau semua kalangan sebenarnya.

Jadi tidak membelah atau tidak satu kalangan tertentu, karena buat kami untuk memperkaya kopi Indonesia ini harus bisa menjangkau ke semua kalangan, maka itu kami namakan Roemah Koffie, sangat sederhana itu.

Rumah adalah tempat yang nyaman, tempat yang aman, tempat yang harmonis, tempat bisa welcome semua orang, makanya kita juga buatnya seperti di rumah, bangkunya seperti di rumah. 

Baca Juga: Sedia Payung, Sebagian Jakarta Diguyur Hujan Sore hingga Malam Nanti

Lalu, kemudian masuk lagi di rumah pasti orang-orangnya juga teman-teman atau orang rumah yang punya hati dan bisa menerima semua orang yang bisa masuk ke rumahnya, maka itu teman-teman yang ada, orang rumah ini kalau belagu ya saya jewer gitu.

Well, we are so friendly, we are warm dan kita memang mau serve with all our heart untuk di Roemah Koffie, that’s number two. 

Lalu number threenya kami mau bawa mau angkat memperkaya kopi Indonesia dari Sabang sampai Merauke, maka itu nama-nama produknya semuanya pake nama lagu daerah. 

Dan kami mau embrace, mau menaikkan dengan artwork pada produk kami.

Baca Juga: Seruput Kopi Racikan Mikael Jasin, Barista Terbaik Dunia 2024 di Samsara Bogor

Akurat.Co : Bisa anda jelaskan artwork yang dimaksud?

Felix TJ :  Artwork ini adalah cerita, misal salah satunya kami namakan Kembanglah Bungo, jadi all the fairytale story punya traditional song itu, kami angkat dari artwork-artwork ini. 

Dan hal ini belum ada yang pernah angkat, contohnya ini one of the sampelnya, Cublak Suweng itu ada cerita tentang si kancil dan si kura-kura yang bersandiwara,.

Sementara Anak Daro ini cerita perkawinan seorang pasangan yang akan menuju ke perkawinan.

Ada lagi misalnya Rambadia ini adalah cerita rakyat dari Sumatera Utara tentang kerja keras gotong royong, so ini yang kita ceritakan from the origin. 

Akurat.Co : Jadi ada kombinasi ya antara kopi ini menjadi media untuk menyampaikan kisah-kisah nusantara?

Felix TJ : Iya itu yang kami mau angkat dari itu dari produknya, kemudian untuk ke teman-teman komunitasnya, ya kami akan bantu.

Kalau lihat logo kami yang berbentuk segitiga yang  ada tangan dan ada keluar tumbuhan kopi dari urat nadinya, itu karena kami mau apresiasi sebetulnya.

Kami mau apresiasi layer yang paling depan adalah petani kopi, petani kopinya memang kami mau apresiasi, jadi setiap ada keuntungan dari penjualan revenue kami, kami kembalikan ke mereka. 

Baca Juga: Resep Ayam Goreng Ketumbar Super Lezat, Cocok untuk Menu Jumat Berkah!

Akurat.Co : Empowering ya?

Felix TJ : Empowering, yes sustainabilitynya itu jadi jalan, empoweringnya. So, jadi mereka akan kami fasilitasi, tapi kami bukan kasih yang tidak diperlukan. 

Contoh baru kemarin kami juga ada kirim mesin huller* di satu wilayah kampung petani kopi agar mereka bisa menjadi lebih sejahtera. 

Kalau mengupas biji kopi di kampung itu dengan harga Rp2.000, dengan bantuan sosial kami memilah biji itu mengupasnya jadi seribu, jadi ada value added nih? Yes, itu yang kami bangun. 

Yang kedua, dari grup kami juga kami sudah siapkan ada program seribu sarjana petani.

Itu kami siapkan untuk keluarga petani dahulu, karena mereka yang paling membutuhkan. 

Jadi setiap petani ini yang punya anak boleh menghubungi kami ke Roemah Koffie.

Akurat.Co : Tapi kalau anda sendiri, menggeluti dunia kopi ini mulai sejak kapan? 

Felix TJ : Sekeluarga kami tuh suka minum kopi dari dulu, oke. Ya, it’s number one. Number two, ya keluarga juga pernah ada yang punya pabrik kopi. 

Selain itu, dari keluarga lama tuh ada yang punya pabrik kopi di Jogja secara tradisional, pakai alat yang lama gitu di Yogyakarta. 

Jadi terinspirasi sampai ke kami sampai hari ini dan kami mau mengembangkan memberikan kembali tentang apresiasi kami terhadap petani-petani kopi itu dan ekosistem sih sebetulnya. 

Dan nggak cuma sampai ke petani, maka itu kami ciptakan Roemah Koffie Academy. 

Jadi the whole system tuh, kami coba untuk memperkaya gitu loh mas, lebih seperti itu.

Akurat.Co : Berarti awalnya dari roasting ya? 

Felix TJ :Yes, kami ada manufacturenya, Pak. 

Akurat.Co : Manufacturenya itu sudah berapa lama? 

Felix TJ  : Kalau manufacturenya semuanya dibangun baru dua tahun kok.

Akurat.Co : Tapi perkembangannya sudah cukup pesat ya?

Felix TJ : Karena di atas langit ada langit. Saya jadi nggak tahu kalau kami pesat,  how we that strong, karena buat saya adalah misi saya belum selesai kalau semua teman-teman petani ini belum sejahtera, 

Kalau buat saya, saya jadi pengusaha nggak cuma hanya untuk semata-mata revenue.

Revenue is revenue gitu, but what can we do for the revenue? To be impactful I think for me is the most important. 

Akurat.Co : Jadi lebih mengarah ke arah sustainibility?

Felix TJ  : I think my heart goes there too gitu loh mas. 

Akurat.Co : Sekarang ada inovasi-inovasi yang anda hadirkan misalnya  coffee vans, mesin kopi, kemudian Roemah Koffie yang akan launching ke depan akan buka di beberapa lokasi di Jakarta.

Nah Itu bagaimana ekspektasi anda hingga akhirnya Roemah Koffie dari roaster memutuskan untuk membuat coffee shop? 

Felix TJ  : Jadi sebetulnya Roemah Koffie yang ada di beberapa daerah yang sedang dalam under construction ini sebenarnya adalah etalase kami. 

Etalase atau tempat kita bisa ketemu kan, when the people meet each other atau ketemu dalam kopi ini barulah ada kolaborasi. 

Kalau kami kan nggak mungkin bisa sebagai roaster bagaimana message ini bisa sampai ke hilir dan dari hulu ke hilirnya ini kan harus ada media. 

Medianya itulah sebagai media untuk kami bisa musyawarah atau berkolaborasi di tempat itu. 

Makanya di setiap rumah kopi kami itu ada nama programnya itu Roemah Pintar Koffie

Roemah Pintar Koffie adalah program dimana teman-teman bisa sharing and bisa fruitfull berbuah lebih lagi dalam contoh entrepreneurship, coffeepreneur, art and culture, dan komunitas. 

Jadi seminggu sekali itu ada programnya. Nggak bayar dan jadi untuk apa sih, sarasehan gitu loh, tapi ada mentornya yang bisa buat kita open mind. That’s how we do. 

Akurat.Co : Jadi itu yang mungkin akan membedakan Roemah Koffie dengan coffee shop lainnnya?

Felix TJ  : I really don’t know. ini semuanya cuma datang dari kepala saya and turun saya kita bikin gini gini gini gini udah, saya nggak lebih nggak kurang dan saya rasa nggak nyontek (kompetitor).

Akurat.Co : Kalau Capsule Coffee Machine ini bagaimana sih idenya sampai buat ini? 

Felix TJ  : Oh to explore the world through Indonesian Coffee definitely kan kita harus punya banyak SKU ya mas ya dan semua kan banyak jenisnya ya.

Ada yang dari manual brew, ada yang dari filter coffee, ada yang dari drip, lalu ada yang pake kapsul kopi, ada yang pake mesin espresso. 

Jadi saya mau masuk ke semuanya  sebenarnya, sampai nanti kedepan kita juga lagi progress untuk yang kopi sachet. 

Kopi sachet jadi kayak kopi itu 3 in 1, tapi in a different maksudnya dengan rasa yang berbeda kami juga lagi siapkan.

Karena kami manufacture,  jadi besar kan kapasitasnya sehingga kami harus bisa mengeluarkan dan mengurai semua biji kopi ini agar bisa terus.

Karena buat kami semakin besar, semakin besar tonasenya volumenya akan semakin besar juga banyak teman-teman yang di bawah yang bisa merasakannya (manfaatnya). 

Akurat.Co : Kalau budaya kopi di Indonesia ini kan sudah melekat dan punya potensi mendunia, bagaimana tanggapan anda?

Felix TJ  : Iya. Iya, itu dia makanya, dan belum ada yang menaikkan, makanya saya mau memperkaya kopi Indonesia sebisa mungkin sebagai anak bangsa saya mau yang dinaikkan itu semua yang kami gunakan ini kopi nusantara dari Sabang sampai Merauke.

Kami nggak mau menghindari lah untuk kopi dari luar negeri sebisa mungkin kami yang ekspor buat kami diimpor.

Akurat.Co : Minimal jadi tuan rumah di negeri sendiri lah ya? 

Felix TJ  : Harus, harus, betul. Kalau peluangnya buat kopi nih, kopi Indonesia di pasar global tuh gimana? 

Akurat.Co : Mungkin untuk rumah coffee sendiri ada proyeksi nggak? 

Felix TJ  : Iya nanti bulan Februari kami ke Yunani untuk Europe Kontingen itu kami akan mulai untuk share our Beans di salah satu pameran di Yunani tanggal 7 sampai 10 ya.

Akurat.Co : untuk brandnya sendiri ya?

Felix TJ  : Ya, jadi kita beansnya kita mau ekspor ke daerah Eropa ya, bantuan doanya karena soalnya a different mission ya, saya benar-benar mau explore Indonesian coffee ini, benar-benar kita emphasize dan there is a lot of story sih sebenarnya mas yang kita bisa angkat kita bisa ceritain dari Indonesia. 

Akurat.Co : Uniknya ada kisah dibalik dari produk yang karakternya kuat sekali. Apakah Roemah Koffie juga kedepannya akan terus mengikuti pameran-pameran? 

Felix TJ  : Pasti karena untuk kenalan, untuk ketemu pelanggan potensial itu penting-penting juga ya? Iya akhirnya kalau tak kenal tak sayang kan, jadi kita kenalan orang bisa tahu and embrace the taste, 

Ya kami harus pastikan juga makanya teman-teman, orang-orang Roemah Koffie yang kami miliki tim-tim kami ini memang skillful.

Kami benar-benar ajarkan dulu dan mereka certified semua jadi none of them yang nggak certified.

Jadi when they certified mereka akan bisa kasih lagi kan ke teman-teman yang lainnya kan, to be fruitful lah gitu jadi jadi dampak berbuah buahnya manis dimakan lagi sama teman-teman yang lain, terus begitu.

Jadi semua klien-klien kami pun yang ambil Roasted Beans dari kami itu akan mendapatkan gratis sertifikasi.

Karena buat kami kan mereka kan harus nyeduh kopi,  disaat mereka nyeduh kopi mereka nggak punya pengetahuan yang tinggi akhirnya mereka nanti punya keterbatasan untuk mengoperasikan atau untuk membuat satu kopi yang baik, nanti yang disalahin biji kopinya, padahal biji kopinya baik-baik saja.

Akurat.Co : Sejauh ini distribusinya sudah merata ke seluruh Indonesia atau belum?

Felix TJ  : Sampai Bali ada tapi belum merata banget, belum. Karena kami baru 2 tahun, kami butuh dukungan banyak, kami butuh support, kami butuh teman-teman untuk bisa sama-sama tell the story how good Indonesian coffee and bagaimana kita bisa berkolaborasi, gitu sih. 

Akurat.Co : Jadi rumah coffee terbuka ya untuk kolaborasi? 

Felix TJ : Yes, yes beneran memang ya memang namanya rumah it’s not lock.

Istilah-Istilah :

 

  • Roast: Tingkat atau proses pemanggangan biji kopi untuk mencapai cita rasa tertentu, seperti light, medium, atau dark roast, yang memengaruhi profil rasa.

  • Roaster: Alat atau mesin yang digunakan untuk memanggang biji kopi. Istilah ini juga bisa merujuk pada orang atau perusahaan yang melakukan proses pemanggangan.

  • Roasting: Proses pemanggangan biji kopi mentah hingga matang. Ini adalah tahap penting dalam produksi kopi, di mana biji kopi dipanaskan hingga mencapai aroma dan cita rasa yang diinginkan.

  • Mesin Hulling atau Huller: Mesin ini digunakan untuk memisahkan kulit ari atau kulit tanduk dari biji kopi yang telah mengalami proses pengeringan (kopi beras).

 

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.