Bahaya Kesehatan Yang Harus Diwaspadai Akibat BPA Polycarbonat

AKURAT.CO Penggunaan polycarbonat marak pada kemasan minuman, plastik makanan dan juga alas minuman atau makanan kaleng. Penggunaan bahan polycarbonat, yang salah satunya dikenal sebagai BPA atau Bisphenol-A.
Apa Itu Polycarbonat BPA?
Dikutip dari Hellosehat pada Rabu (20/9/2023), BPA (bisphenol-A) merupakan bahan kimia yang ditambahkan ke banyak produk komersial seperti wadah makanan dan produksi.
BPA pertama kali ada pada tahun 1890-an, kemudian ahli kimia pada 1950-an menyadari bahwa BPA dapat dicampur dengan senyawa lain guna menghasilkan plastik polycarbonat yang kuat dan tangguh.
Baca Juga: Apa Itu Probiotik? Cek Manfaatnya Bagi Kesehatan
Pada saat ini, plastik yang mengandung BPA digunakan dalam wadah makanan, botol minum atau botol susu bayi dan barang lainnya. Selain itu, BPA juga digunakan sebagai pembuatan resi epoxy, yang mana diletakkan pada wadah makanan berkaleng supaya bisa menjaga logam yang digunakan tidak berkarat dan pecah.
Bahaya Polycarbonat Bagi Kesehatan?
Bahan kimia yang terdapat pada kaleng atau botol plastik bisa masuk ke dalam makanan atau minuman yang terdapat di wadah akan bergerak masuk ke tubuh ketika ditelan. Hal ini menyebabkan orang-orang menjadi khawatir tentang keamanan polycarbonat.
Penelitian yang dilakukan pada hewan menunjukkan hubungan antara tingkat kimia yang tinggi dengan infertilitas, diabetes tipe 2, obesitas, penyakit jantung dan tekanan darah tinggi.
Polycarbonat juga berbahaya untuk bayi, sebab terbukti bisa mempengaruhi tumbuh kembang bayi seperti kurangnya berat badan, perkembangan hormonal, perilaku dan risiko kanker di kemudian hari.
Baca Juga: 5 Manfaat Konsumsi Dendeng Sapi Untuk Kesehatan Tubuh
Penggunaan plastik polycarbonat dikaitkan juga dengan masalah kesehatan seperti berikut ini:
· Mempengaruhi kesuburan
· Risiko penyakit kronis
· Risiko kanker
· Lemah fungsi otak
· Sindrom ovarium polikistik (PCOS)
· Persalinan prematur
· Asma
· Gangguan fungsi hati
· Gangguan kekebalan tubuh
· Gangguan fungsi tiroid
Cara Agar Tidak Terkena BPA Polycarbonat
Untuk menghindari terkena bahan polycarbonat yang berkepanjangan, berikut beberapa cara yang bisa dilakukan:
· Jangan memanaskan, merebus ataupun memasukkan wadah plastik ke dalam microwave. BPA polycarbonat yang terkena suhu tinggi dapat mengeluarkan bahan kimia yang terkandung di dalamnya, hingga akhirnya menempel pada makanan atau minuman yang dikonsumsi.
· Cek kode daur ulang (recycle codes) pada wadah plastik. Jika terdapat kode dengan angka 3 atau 7 maka itu menunjukkan bahan BPA polycarbonat.
· Kurangi konsumsi makanan kaleng
· Pakailah wadah dari gelas atau kaca untuk menempatkan makanan atau minuman panas.
Itu dia beberapa bahaya BPA bagi kesehatan, kurangi penggunaan wadah makanan dari bahan polycarbonat. Jangan memanaskan makanan atau minuman dengan wadah atau plastik makanan yang mengandung BPA dan tentunya lakukan gaya hidup sehat untuk menghindari timbulnya gejala kesehatan pada tubuh, baik disebabkan penyakit bawaan (genetik) maupun oleh faktor eksternal. (Raodatuljanah)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








