Apa Itu Talasemia? Penyebab Pasangan Batal Menikah Yang Viral Di TikTok

AKURAT.CO, Sebuah unggahan di aplikasi media sosial TikTok mendadak viral karena menyebutkan kondisi pasangan yang gagal menikah setelah melakukan pemeriksaan darah, Talasemia.
Video yang diunggah oleh akun TikTok @dr.stevenspog hingga kini sudah dilihat sebanyak 590.000 kali dan mendapatkan lebih dari 250 komentar dari warganet.
Baca Juga: Pasangan Penderita Talasemia Tak Dianjurkan Hamil? Simak Ini
Lalu Apa itu Talasemia?
Talasemia atau thalassemia merupakan kelainan darah yang membuat tubuh memiliki jumlah hemoglobin di bawah normal.
Diketahui, talasemia menjadi salah satu pemeriksaan yang dilakukan bagi pasangan yang akan menikah.
Menurut akun @dr.stevenspo, ia melihat banyak pasangan yang gagal menikah setelah melakukan pemeriksaan darah tersebut.
"Saya banyak melihat ada pasangan yang gagal menikah setelah melakukan pemeriksaan darah ini, mengapa bisa begitu? Jadi, ini karena talasemia," ujarnya.
Steven menjelaskan bahwa talasemia ini adalah penyakit keturunan atau penyakit yang diturunkan dari orang tua ke anak.
Kondisi tersebut membuat penderitanya mengalami anemia dan kelelahan secara berlebihan.
Talasemia sendiri terbagi menjadi dua, yaitu talasemia minor dan talasemia mayor.
Talasemia minor mengacu pada orang yang memiliki perubahan genetik dalam satu salinan gen HBB (beta) atau dalam satu salinan gen HBA1 dan HBA 2 (alfa).
Untuk penyebabnya adalah ketika penderita mendapatkan mutasi gen dari salah satu orang tua.
Beberapa gejala yang biasa dirasakan penderita talasemia yakni, akan menjadi cepat lelah, wajahnya keliatan pucat, dan seseorang tidak dapat beraktivitas fisik yang agak berat.
Sementara untuk talasemia mayor akan memiliki gejala yang jauh lebih berat, yang terkadang bahkan akan sampai membutuhkan transfusi darah karena tubuhnya kekurangan darah atau anemia yang disebabkan sel darah merahnya rusak.
Untuk gejala talasemia mayor dapat mulai dirasakan sejak kecil.
Cara Mengatasi Talasemia
Diketahui, saat ini talasemia belum bisa disembuhkan secara total. Penderitanya umumnya akan membutuhkan perawatan seumur hidup dengan transfusi darah dan konsumsi obat.
Meski begitu, penderita talasemia dengan ringan umumnya tidak memerlukan perawatan dan tetap bisa menjalani aktivitas sehari-hari dengan normal.
Terdapat beberapa cara mengatasi talasemia, sebagai berikut:
Mengonsumsi suplemen.
Melakukan operasi pengangkatan limpa.
Melakukan terapi khelasi untuk membuang kelebihan zat besi di dalam tubuh karena melakukan transfusi darah.
Melakukan transfusi darah yang frekuensinya tergantung dari tingkat keparahan penyakit talasemia yang diderita.
Melakukan transplantasi stem cell (sel punca) atau bone marrow (sumsum tulang) yang merupakan salah satu cara untuk menyembuhkan talasemia, namun memiliki efek samping, termasuk kematian.
Demikian apa itu talasemia dan cara mengatasinya. Semoga bermanfaat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Urusan Hary Tanoe dan Mbak Tutut Sudah Kelar, Jusuf Hamka Diduga Lakukan Klaim Sepihak
- 2Kalender Jawa 8 Juni 2026: Watak Weton Senin Legi, Sosok yang Ramah dan Disukai Banyak Orang
- 3Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan: Analisis Lengkap, Head to Head, dan Susunan Pemain
- 4Menkeu Purbaya Tidak Diganti, Rupiah dan IHSG Kompak Meroket
- 5Prediksi Skor Senegal vs Arab Saudi 10 Juni 2026, lengkap dengan Statistik Head to Head dan Susunan Pemain
- 6Cara Nonton Piala Dunia 2026 Gratis di HP dan Laptop Lewat Link Resmi
- 7Ketua Komisi IV DPR Beri Penghargaan Tim Operasi Pengamanan Taman Nasional Komodo
- 8Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 9Jawab Aksi Mahasiswa, Qodari: Prabowo Sudah Hemat Rp300 Triliun dan Perangi Kebocoran APBN
- 10Bos Blueray Cargo Akui Kucurkan Rp30 Miliar ke Dedi Congor








