Para Ilmuwan Mengungkap Penyebab Autism Dan Skizofrenia Pada Anak

AKURAT.CO - Para ilmuwan telah membuat terobosan besar dalam pemahaman gangguan neurologis serius seperti autisme dan skizofrenia pada anak-anak.
Mereka telah menemukan bahwa peradangan otak pada anak-anak muda dapat menjadi salah satu penyebab gangguan ini.
Tim peneliti dari Fakultas Kedokteran University of Maryland School of Medicine (UMSOM) melakukan penelitian dengan menggunakan teknologi genomik sel tunggal untuk memeriksa otak anak-anak yang meninggal karena peradangan atau kecelakaan mendadak.
Mereka menemukan bahwa peradangan pada usia dini dapat menghentikan pematangan beberapa neuron di otak yang bertanggung jawab atas kontrol motorik, fungsi kognitif, bahasa, keterampilan sosial dan regulasi emosional.
"Kami mengamati otak kecil karena ini adalah salah satu wilayah otak pertama yang mulai berkembang dan salah satu wilayah terakhir yang mencapai kematangannya, namun otak kecil masih belum diteliti," kata Dr Seth Ament selaku salah satu pemimpin studi, dikutip Akurat.co dari metro.co.uk, Senin (16/10/2023).
Baca Juga: BPJS Kesehatan Sekarang Tanggung Biaya Pengobatan Autis Dan Down Syndrome
Studi ini merupakan yang pertama kalinya dilakukan pada kelompok usia ini dalam konteks peradangan dan hasilnya menunjukkan bahwa neuron Golgi dan Purkinje, dua jenis neuron spesifik yang penting sangat rentan terhadap peradangan otak. Gangguan pada perkembangan neuron-neuron ini dapat menjelaskan hubungan antara peradangan dan gangguan seperti autisme dan skizofrenia.
"Gangguan pada salah satu proses perkembangan ini dapat menjelaskan bagaimana peradangan berkontribusi terhadap kondisi seperti gangguan spektrum autisme dan skizofrenia," pungkas Dr Ament.
Penelitian ini adalah bagian dari upaya yang lebih luas untuk memahami jenis sel di otak manusia. Temuan ini bisa membantu mengembangkan terapi baru untuk mengobati gangguan neurologis serius pada anak-anak.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







