Hindari Memberikan Air Putih Pada Bayi Di Bawah 6 Bulan, Ini Alasannya Bun

AKURAT.CO - Memberikan air putih pada bayi di bawah usia 6 bulan dapat berisiko merugikan kesehatannya.
Pentingnya memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan pertama kehidupan bayi tidak bisa diabaikan. Hal ini berarti bayi hanya menerima ASI sebagai satu-satunya sumber nutrisi, tanpa tambahan makanan atau minuman seperti air putih.
Dikutip Akurat.co dari Alodokter.com, Minggu (12/11/2023), risikon memberikan air putih pada bayi melibatkan perut kembung dan diare jika bayi diberi air putih sebelum waktunya.
Baca Juga: Bahaya Mencium Bayi Setelah Merokok, Orang Tua Perlu Waspada
Gunakan air yang telah dimasak dengan suhu minimal 80°C jika perlu mencampurkan dengan susu formula. Hindari air mineral dengan kadar natrium dan sulfat yang tinggi.
Keracunan air dapat terjadi akibat pemberian terlalu banyak air putih, menyebabkan gejala serius seperti muntah dan kejang.
Jangan memberi air putih untuk menggantikan asupan nutrisi yang seharusnya berasal dari ASI atau susu formula.
Bayi boleh diberi air putih dalam kondisi tertentu, seperti dehidrasi, kehausan setelah usia 6 bulan atau setelah mulai mengonsumsi makanan padat. Namun, tetap utamakan ASI.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






