Mengenal Bahaya Penggunaan Sex Toy, Simak Tips Aman Memakainya

AKURAT.CO - Peningkatan pembelian sex toy secara online selama pandemi COVID-19 menimbulkan perhatian terhadap keamanan penggunaannya.
Dikutip dari Halodoc.com, negara seperti Perancis, Amerika Serikat, Italia dan Indonesia melaporkan tren ini.
Namun, perlu diingat bahwa keamanan sex toy tidak diawasi oleh Food and Drug Administration (FDA), meninggalkan pengguna tanpa jaminan kesehatan.
Bahaya Kesehatan dari Penggunaan Sex Toy Terlalu Sering
Penting untuk menyadari bahwa penyakit menular seksual (PMS) dapat tetap mengintai, bahkan tanpa hubungan seks langsung. Penggunaan sex toy yang tidak higienis dapat menyebabkan penyebaran PMS, seperti:
1. Klamidia
Infeksi bakteri dapat terjadi tanpa gejala yang jelas.
2. Sifilis
Penyakit bakteri yang dapat merusak organ vital jika tidak diobati.
3. Herpes Genital
Menular melalui kontak langsung atau penggunaan sex toy yang tidak bersih.
4. Trikomoniasis
Parasit penyebaran melalui hubungan seksual dan penggunaan mainan seks.
Beberapa sex toy mengandung senyawa phthalates, bahan kimia berbahaya yang terkait dengan risiko penyakit seperti asma, kanker dan gangguan reproduksi. Penggunaan sex toy tanpa pembersihan menyeluruh meningkatkan risiko penyebaran penyakit.
Tips Keamanan Penggunaan Sex Toy
1. Pilih Produk Berkualitas
Pilih sex toy dari bahan aman dan terpercaya.
2. Higienis dan Bersihkan dengan Baik
Pastikan membersihkan sex toy sebelum dan setelah digunakan.
3. Hindari Bergantian Tanpa Pembersihan
Penggunaan bergantian tanpa pembersihan meningkatkan risiko penularan penyakit.
4. Konsultasikan dengan Dokter
Diskusikan keamanan penggunaan sex toy dengan dokter untuk langkah-langkah pencegahan yang tepat.
Dengan memahami risiko dan mengikuti tips keamanan, pengguna sex toy dapat melindungi kesehatan diri dan pasangan. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter untuk saran lebih lanjut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini







