Akurat
Pemprov Sumsel

Tren Perawatan Pemurnian Darah di China Klaim Bikin Panjang Umur, Benarkah?

Iwan Gunawan | 22 Februari 2024, 12:52 WIB
Tren Perawatan Pemurnian Darah di China Klaim Bikin Panjang Umur, Benarkah?

AKURAT.CO Tren kecantikan permurnian darah di China sedang ramai dilakukan. Prosedurnya sama dengan cuci darah ginjal dan dapat dijumpai di salon kecantikan.

Namun, terapi pemurnian darah ini menimbulkan kekhawatiran kesehatan di kalangan para ahli dan pengamat online. Perawatan tersebut banyak dipromosikan di platform media sosial seperti Xiaohongshu dengan kata kunci "pemurian darah" dan "terapi ozon" untuk meningkatkan metabolisme , mengatur dan mendetox tubuh.

Hal ini digambarkan sebagai alat peremajaan dan telah ramai digandrungi oleh kalangan orang kaya. Melansir dari SCMP, mereka yang sudah mencoba terapi ini memberikan gambaran terkait langkah-langkah perawatan, pertama, jarum suntik dimasukan untuk mengambil darah kemudian diinfus dengan ozon sebelum disuntik kembali ke dalam tubuh.

Baca Juga: Cocok Untuk Pemula, 4 Rekomendasi Vespa Matic Ini Miliki Perawatan Yang Anti Ribet

Yang paling terlihat adalah warna darah yang berubah dari gelap menjadi merah terang setelah oksigenasi. Artinya, sebagai tanda peningkatan kesehatan.

Salah satu pengguna perawatan tersebut menuliskan ulasan terhadap pengalamannya dalam postingan media sosial.

“Saya tidak terlalu takut dengan jarum suntik, tapi tetap saja sakit. Untuk langkah kedua, mereka mengambil 100cc darah. Saya tidak pingsan jika menyangkut darah dan saya cukup berani, jadi saya menyaksikan sendiri seluruh prosesnya.

“Darah saya warnanya merah tua, bukan merah terang, hampir seperti darah haid yang tidak sehat. Setelah itu, perawat menunjukkan warna darah saya sebelum menyuntikkan ozon untuk mulai memurnikannya,” kata orang tersebut.

Perawatan pemurnian darah bahkan membuat beberapa orang dari luar negeri datang untuk mendapatkan layanan ini. Mengenai Xiaohongshu, seorang wanita mengatakan, bahwa dia menghabiskan lebih dari 700.000 yen Jepang (USD4.700) untuk pemurnian darah ayahnya di Jepang.

“Pada akhirnya, lebih dari setengah kantong kotoran dikeluarkan. Anda tidak akan pernah tahu betapa kotornya darah Anda sampai Anda mencobanya!” katanya.

Namun, tren ini justru membuat para ahi medis khawatir akan keamanannya. Luan Jie, Wakil Presiden di Rumah Sakit Bedah Plastik, Akademi Ilmu Kedokteran Tiongkok, mengatakan kepada media pemerintah CCTV.

“Keamanannya dipertanyakan. Selain itu, tidak ada bukti ilmiah yang membuktikan bahwa metode pemurnian ini dapat memerpanjang umur atau meremajakan remaja,” kata Luan.

“Terapi darah paling efektif yang dikenal dalam dunia kedokteran adalah dialisis. Dalam kasus gagal ginjal, dialisis digunakan untuk menyaring racun dari darah yang tidak dapat dikeluarkan oleh ginjal. Ini adalah bentuk detoksifikasi darah yang sebenarnya,” tambah Luan.

Baca Juga: Ketahui Jumlah Gula Darah Normal dan Pahami Pentingnya Keseimbangan Glukosa dalam Tubuh Manusia

Perawatan tidak biasa ini tentu membuat warganet terkejut sekaligus mengkritik pengobatan tersebut.

“Mereka yang berani mencoba ini, punya keberanian yang besar tapi kurang akal sehat,” kata salah satu orang.

“Bukankah ini hanya cuci darah? Biayanya sekitar 800 yuan per sesi di rumah sakit dan ditujukan untuk pasien gagal ginjal. Orang normal tidak menjalani dialisis. Pemerintah harus mengatur hal ini dengan ketat," tambah orang lain. 

“Saya harus memulai perawatan kecantikan medis yang baru, pemurnian otak,” canda orang ketiga.

“Ini bukan membersihkan darah Anda, ini membersihkan dompet Anda,” kata  pengamat online keempat. 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

I
Reporter
Iwan Gunawan
R