Akurat
Pemprov Sumsel

Waspadai Bahaya Konsumsi Obat-obatan Palsu dan Kedaluwarsa

Annisa Fadhilah | 10 Juli 2024, 16:26 WIB
Waspadai Bahaya Konsumsi Obat-obatan Palsu dan Kedaluwarsa

AKURAT.CO Peredaran obat-obatan palsu dan kedaluwarsa semakin marak di pasaran. Situasi ini tentunya mengkhawatirkan, terutama bagi masyarakat yang kurang paham tentang ciri-ciri obat asli dan palsu. 

Mengonsumsi obat palsu tentu tidak efektif, tetapi juga dapat menimbulkan risiko kesehatan yang serius. Penting bagi kita semua, untuk lebih cermat dalam memilih obat agar terhindar dari bahaya tersebut.

Baca Juga: Obat-obatan Yang Wajib Dibawa Saat Mendaki Gunung, Pendaki Harus Tahu

Di Indonesia dan beberapa negara berkembang, peredaran obat palsu dan kedaluwarsa merupakan masalah yang cukup serius. Banyak masyarakat yang terjebak dalam praktik membeli obat dengan harga murah tanpa mengetahui keaslian dan kualitas obat tersebut. 

Kesadaran akan pentingnya keamanan dan keaslian obat perlu tersebut ditingkatkan agar masyarakat tidak menjadi korban dari peredaran obat palsu yang berbahaya. Sebagai asosiasi persatuan ahli farmasi di Indonesia, PAFI juga turut serta dalam sosialisasi, edukasi, dan penyebaran informasi bahaya obat palsu dan kadaluarsa, baik secara offline maupun online melalui laman webpafi.id.

Bahaya Mengonsumsi Obat-obatan Palsu

Mengonsumsi obat-obatan palsu bisa menimbulkan berbagai risiko kesehatan yang sangat serius. Berikut adalah beberapa bahaya yang perlu diwaspadai:

1.Efek terhadap kesehatan

Obat palsu mungkin mengandung bahan yang tidak efektif atau bahkan berbahaya. Konsumsi obat seperti ini, dapat memerparah kondisi kesehatan atau menyebabkan efek samping yang merugikan.

2.Ketidakefektifan pengobatan

Obat palsu seringkali tidak mengandung bahan aktif yang sesuai, sehingga tidak memberikan efek penyembuhan yang diharapkan. Hal ini bisa membuat penyakit yang seharusnya bisa disembuhkan menjadi semakin parah.

3.Risiko alergi dan keracunan

Obat palsu mungkin mengandung zat-zat yang tidak terdeteksi atau berbahaya. Konsumsi obat ini dapat menyebabkan reaksi alergi yang parah atau bahkan keracunan.

4.Penundaan pengobatan yang tepat

Mengonsumsi obat palsu dapat membuat pasien menunda mendapatkan pengobatan yang benar dan efektif. Penundaan ini bisa berakibat fatal, terutama untuk penyakit yang membutuhkan penanganan segera.

5.Gangguan kepercayaan pada sistem kesehatan

Maraknya peredaran obat palsu dapat mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap sistem kesehatan dan farmasi. Hal ini bisa berdampak buruk pada upaya pencegahan dan pengobatan penyakit di masyarakat.

Tips cara mengenali obat palsu di pasaran

Agar terhindar dari bahaya obat palsu, penting untuk mengetahui cara mengenali obat yang asli dan berkualitas. Berikut beberapa tips yang bisa membantu Anda dalam mengenali obat palsu:

 

  • Periksa kemasan dengan teliti

 

Kemasan obat asli biasanya memiliki segel yang utuh dan rapi. Perhatikan juga warna, bentuk, dan tulisan pada kemasan. Obat palsu seringkali memiliki kemasan yang tidak rapi atau terdapat kesalahan penulisan.

 

  • Cek nomor registrasi BPOM

 

Pastikan obat yang Anda beli memiliki nomor registrasi BPOM yang sah. Anda bisa memeriksa nomor registrasi tersebut melalui situs resmi BPOM untuk memastikan keaslian obat tersebut.

Beli dari apotek terpercaya: untuk mengurangi risiko mendapatkan obat palsu, belilah obat dari apotek yang terpercaya dan memiliki izin resmi. Hindari membeli obat dari pedagang asongan atau online shop yang tidak jelas reputasinya.

 

  • Perhatikan harga obat

 

Harga obat yang terlalu murah bisa menjadi indikasi bahwa obat tersebut palsu. Jangan tergiur dengan harga murah, karena kesehatan Anda jauh lebih berharga.

 

  • Cek tanggal kedaluwarsa

 

Selalu periksa tanggal kedaluwarsa pada kemasan obat. Obat yang sudah kedaluwarsa tidak hanya tidak efektif, tetapi juga bisa berbahaya bagi kesehatan Anda.

 

  • Konsultasikan dengan tenaga kesehatan

 

Jika Anda ragu dengan keaslian obat yang akan Anda konsumsi, sebaiknya konsultasikan dengan apoteker atau dokter. Mereka dapat memberikan informasi yang lebih akurat tentang obat yang Anda butuhkan.

Kesadaran akan bahaya mengonsumsi obat palsu dan kedaluwarsa harus ditingkatkan agar masyarakat tidak menjadi korban dari praktik yang merugikan ini. Dengan mengetahui cara mengenali obat palsu, kita dapat melindungi diri dan keluarga dari risiko kesehatan yang serius. 

Baca Juga: Kementerian ESDM Serahkan Aset Negara Rp25,07 Miliar Ke BPOM

Untuk informasi lebih lanjut seputar dunia farmasi dan industri farmasi, kunjungi website webpafi.idMari bersama-sama menjaga kesehatan dengan lebih cermat dalam memilih obat-obatan dan produk farmasi.



Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.