Akurat
Pemprov Sumsel

Ancaman Kebutaan Akibat Glaukoma, JEC Eye Hospitals Lanjutkan Operasi Implan Gratis

Petrus C. Vianney | 30 Oktober 2024, 14:48 WIB
Ancaman Kebutaan Akibat Glaukoma, JEC Eye Hospitals Lanjutkan Operasi Implan Gratis

AKURAT.CO Glaukoma menjadi penyebab kebutaan tertinggi kedua di dunia setelah katarak. Penyakit ini kerap menyerang tanpa gejala, hingga pasien terlambat mendapat pengobatan.

Dikenal sebagai 'si pencuri penglihatan', glaukoma dapat merusak kualitas hidup penderitanya secara signifikan. Menyadari hal ini, JEC Eye Hospitals and Clinics kembali melaksanakan operasi implan glaukoma gratis, menargetkan 100 mata dalam program tahun kedua ini.

Inisiatif sosial JEC ini sejalan dengan tema World Sight Day 2024, yang mengusung kepedulian terhadap kesehatan mata. Sebagai pionir program implan glaukoma di Indonesia, JEC telah melakukan lebih dari 3.500 operasi glaukoma dalam lima tahun terakhir.

"Glaukoma terjadi lantaran peningkatan tekanan dalam bola mata yang dapat merusak saraf optik," ujar Prof. DR. dr. Widya Artini Wiyogo selaku Dokter Subspesialis Glaukoma kepada wartawan di Jakarta Barat, Selasa (29/10/2024).

Data menunjukkan bahwa prevalensi glaukoma secara global mencapai 3,54 persen untuk usia 40-80 tahun, dan di Indonesia, 0,46 persen dari populasi. Dalam lima tahun terakhir, JEC menangani hampir 250.000 pasien glaukoma.

"Glaukoma bersifat kronis dan sangat mempengaruhi kualitas hidup penyandangnya," tambah Prof. Widya, Ketua JEC Glaucoma Service JEC Eye Hospitals & Clinics.

Operasi implan glaukoma menjadi solusi bagi pasien dengan tekanan bola mata yang sulit dikendalikan. Prosedur ini melibatkan pemasangan implan yang mengalirkan cairan untuk menurunkan tekanan mata.

"kami berharap aksi sosial ini bisa membantu pasien-pasien glaukoma untuk mendapatkan kembali kontrol tekanan bola mata lebih baik," jelas Dr. Zeiras Eka Djamal, Dokter Subspesialis Glaukoma JEC Eye Hospitals and Clinics dan Ketua Pelaksana Operasi Implan Glaukoma JEC 2024.

Program operasi implan glaukoma gratis JEC akan berlangsung mulai Oktober 2024 hingga April 2025 di berbagai cabang JEC di seluruh Indonesia, dengan pusat pelaksanaan di RS Mata JEC @ Kedoya.

Selain operasi, JEC juga menyediakan JEC Glaucoma Service, layanan komprehensif untuk pemeriksaan, edukasi dan berbagai terapi glaukoma guna mencegah kebutaan.

Menurut DR. Dr. Setiyo Budi Riyanto, SpM(K), Direktur Utama JEC @ Kedoya, program ini menunjukkan komitmen JEC dalam mendukung kesehatan mata masyarakat Indonesia, khususnya bagi pasien yang kurang mampu.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.