Cara Sederhana Pahami Penyebab Anemia dan Tips Mengobatinya dari Organisasi Kesehatan PAFI

AKURAT.CO Berbicara tentang gangguan kesehatan, kegiatan ataupun aktivitas sehari-hari dapat menyebabkan seseorang mengalami pusing. Hal ini terjadi karena kurangnya asupan nutrisi dan aliran darah kurang lancar. Sehingga tampak lesu, hal ini disebut gejala anemia.
Anemia merupakan kondisi medis yang ditandai oleh rendahnya kadar hemoglobin dalam darah, yang mengakibatkan kurangnya sel darah merah yang sehat. Ini dapat menyebabkan tubuh tidak mendapatkan cukup oksigen, sehingga penderita sering merasa lelah, lemah, dan wajah tampak pucat.
Salah satu cabang organisasi kesehatan yaitu PAFI (Persatuan Ahli Farmasi Indonesia) Kota Pekalongan dengan alamat website pafipckotapekalongan.org menjelaskan bahwa anemia dapat menyebabkan organ tubuh tidak mendapat cukup oksigen, sehingga penderita anemia memiliki gejala seperti kulit pucat, mudah lelah, lesu, lemah, cepat lelah, dan keluar keringat dingin.
Baca Juga: Anemia Aplastik itu Apa?
Pada artikel kali ini, kita akan membahas bagaimana cara mengatasi gangguan anemia serta rekomendasi obat untuk penderitanya.
Apa saja langkah pertama yang harus diambil saat terkena penyakit anemia?
Saat Anda merasa lesu dalam beraktivitas, ada beberapa langkah pertama yang dapat diambil untuk meredakan gejala dan mengurangi ketidaknyamanan karena penyakit anemia. Berikut adalah langkah-langkah tersebut:
1. Tetap dalam keadaan tenang dan coba beristirahat
Usahakan untuk tidak panik. Jika Anda merasa lesu, segera duduk atau berbaring di tempat yang aman. Ini dapat membantu mencegah jatuh dan memberikan rasa nyaman.
2. Pejamkan mata sejenak
Menutup mata dapat membantu mengurangi sensasi pusing dan membuat Anda merasa lebih stabil.
3. Minum air putih yang cukup
Dehidrasi dapat memperburuk gejala anemia, jadi pastikan untuk memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Minum air putih secukupnya dan beristirahat sejak dari aktivitas sehari-hari.
4. Perbanyak konsumsi makanan yang kaya akan zat besi
Setelah beristirahat sejenak, cobalah untuk mengonsumi makanan yang kaya akan zat besi agar mengurangi gejala anemia. Beberapa sumber zat besi terbaik seperti daging dan sayuran hijau seperti bayam.
Baca Juga: Peran Mpasi dalam Mencegah Anemia Defisiensi Zat Besi pada Bayi
Apa saja rekomendasi obat untuk mengatasi gejala anemia?
Anemia adalah penyakit yang terjadi ketika jumlah sel darah merah dalam tubuh lebih rendah dari normal. Bagi Anda yang sering mengalami anemia, ada beberapa rekomendasi obat untuk mengatasinya yang umum digunakan:
1. Sangobion
Obat paling populer untuk mengatasi kekurangan sel darah merah adalah Sangobion. Sangobion bisa dikatakan suplemen yang mengandung zat besi, vitamin C, dan asam folat yang membantu pembentukan sel darah merah. Dosis umum adalah 1 kapsul sehari setelah makan.
2. Hemobion
Selain sangobion, Anda juga dapat memilih alternatif lainnya yakni obat hemobio. Hemobion mengandung zat besi, vitamin B12, dan asam folat. Suplemen ini bisa digunakan untuk mengatasi anemia, terutama pada masa kehamilan dan menyusui.
3. Iberet Folic
Iberet Folic merupakan obat yang mengandung zat besi dan vitamin B kompleks, serta asam folat, yang penting untuk penyerapan zat besi.
4. Maltofer
Alternatif yang terakhir, Anda dapat memilih suplemen seperti Maltofer. Suplemen ini menggunakan iron polymaltose complex yang mudah diserap oleh tubuh. Tersedia dalam bentuk tablet kunyah. Obat ini digunakan untuk mengobati dan mencegah defisiensi zat besi dan anemia pada anak-anak, remaja, dewasa.
Anemia dapat diatasi dengan berbagai upaya sederhana dan penanganan yang tepat, namun alangkah baiknya Anda dapat mengonsumsi obat-obatan ataupun suplemen yang direkomendasikan.
Sebelum mengonsumsi obat-obatan ini, sangat penting untuk berkonsultasi dengan apoteker atau dokter agar mendapatkan diagnosis yang tepat dan dosis yang sesuai.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.









