Tetap Bugar Saat Hamil? Ini Tips Aman Berolahraga dari Dokter Kandungan

AKURAT.CO Menjaga kebugaran selama masa kehamilan memang penting, namun keselamatan janin tetap jadi prioritas utama.
Dokter spesialis kandungan, dr. Ardiansjah Dara Sjahruddin, SpOG, MKes, FICS, FESICOG, berbagi panduan agar ibu hamil bisa tetap aktif tanpa mengorbankan kesehatan buah hati dalam kandungan.
Menurut anggota Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) itu, kunci utama adalah memilih aktivitas fisik yang minim risiko cedera.
“Prinsipnya, semua olahraga boleh asalkan tidak menimbulkan trauma. Hindari gerakan yang berpotensi menyebabkan jatuh, terutama yang melibatkan lompatan atau kontak fisik,” ujarnya dalam sebuah diskusi di Jakarta, Senin (21/4-2025).
Sebagai contoh, ibu hamil yang hobi bermain basket masih diperbolehkan melempar bola, namun sebaiknya menghindari pertandingan intens yang berisiko tinggi seperti benturan atau jatuh.
Baca Juga: Gaza Kembali Berdarah, Hampir 600 Anak Palestina Jadi Korban Serangan Israel Sejak Maret 2025
Bagi ibu hamil yang terbiasa berolahraga di gym, dr. Ardiansjah menyarankan untuk menjauhi latihan yang fokus pada otot inti atau core, seperti sit-up, deadlift, atau squat.
Alasannya? Area perut merupakan tempat janin berkembang, dan tekanan pada bagian tersebut bisa menimbulkan risiko.
Sebaliknya, latihan bagian tubuh atas seperti otot dada dan bahu masih tergolong aman, selama beban yang digunakan disesuaikan.
“Latihan upper body seperti chest dan bahu sangat dianjurkan, dengan catatan beratnya tidak berlebihan. Ini bisa menjadi cara yang positif untuk menjaga kebugaran,” ujarnya.
Terakhir, ia mengingatkan bahwa setiap kehamilan bersifat unik. Jika ibu ragu, berkonsultasilah terlebih dahulu dengan dokter untuk menyesuaikan jenis olahraga dengan kondisi tubuh dan perkembangan janin.
Dengan pendekatan yang tepat, olahraga saat hamil bisa menjadi kunci kesehatan ibu dan janin—tanpa risiko yang mengkhawatirkan.
Baca Juga: Habemus Papam Segera Bergema: Kardinal Suharyo Hardjoatmodjo Berpeluang Jadi Paus
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








