AKURAT.CO Ketergantungan gula atau sugar craving merupakan kondisi ketika seseorang sulit lepas dari konsumsi gula berlebih pada makanan dan minuman manis.
Banyak orang menyukai konsumsi gula karena dapat membantu meredakan stres dan membuat suasana hati lebih baik.
Seiring perkembangan zaman, makanan dan minuman manis semakin mudah dijumpai dengan berbagai pilihan, bahkan semakin mudah dipesan melalui layanan pesan antar.
Namun, ketergantungan makanan manis juga akan menyebabkan beberapa penyakit, seperti diabetes, obesitas, jantung, hingga kanker.
Baca Juga: Begini Cara Mengatasi Anak-anak Ketergantungan Gula
Oleh karena itu, penting untuk memahami pembatasan ketergantungan konsumsi gula agar tubuh tetap sehat.
1. Kurangi Perlahan
Tidak perlu terburu-buru dalam membatasi konsumsi gula, lakukanlah secara perlahan-lahan agar tubuh dapat beradaptasi. Tetap perlu diingat untuk mengonsumsi gula dalam batas wajar.
Selain itu, jangan langsung menghindari makanan manis favorit, karena justru akan memicu konsumsi makanan manis lainnya dengan porsi besar dan gula lebih banyak.
2. Perbanyak Minum Air Mineral
Minum air mineral yang cukup dapat membantu menahan rasa lapar serta mengurangi keinginan untuk mengemil makanan manis, sehingga tubuh lebih terjaga.
3. Konsumsi Buah serta Makanan Tinggi Serat dan Protein
Mulai ganti makanan dan minuman manis dengan konsumsi buah. Kandungan pada buah terdiri dari gula alami, serat, dan nutrisi.
Konsumsi buah cocok sebagai pilihan camilan lebih sehat.
Selain itu, makanan kaya akan serat dan protein juga memberi rasa kenyang lebih lama, sehingga membantu mengurangi keinginan untuk terus mengonsumsi makanan manis.
4. Kunyah Permen Karet
Mengunyah permen karet dapat mengurangi rasa lapar atau keinginan untuk ngemil. Namun, perlu diingat untuk memilih permen karet dengan label bebas gula agar lebih sehat dan tidak menambah asupan gula berlebih.
5. Makan Setiap 3-5 Jam Sekali
Biasakan makan secara teratur sesuai jadwal makan dan jangan terburu-buru. Apabila jarak dengan waktu makan sebelumnya terlalu lama, hal tersebut akan membuat tubuh cenderung mencari asupan gula cepat.
6. Tidur Cukup
Pastikan tubuh mendapatkan waktu tidur cukup, idealnya sekitar 7 jam setiap malam. Kurang tidur atau tidur terlalu lama dapat memicu rasa lapar serta memicu konsumsi makanan manis maupun tinggi lemak pada jam yang tidak ditentukan.
7. Kelola Stres
Kelola stres menjadi salah satu cara dalam mengurangi konsumsi gula berlebih. Saat emosi dan pikiran terkontrol dengan baik, keinginan untuk makan makanan manis pun akan berkurang.
Pengelolaan stres dapat dilakukan dengan menekuni hobi, berlibur, piknik, berbincang dengan teman, atau sekadar berolahraga.
8. Olahraga Teratur.
Olahraga secara teratur dengan intensitas cukup tinggi dapat membantu mengendalikan nafsu makan, khususnya terhadap konsumsi makanan manis.
Bahkan, aktivitas sederhana seperti berjalan kaki juga efektif dalam mengurangi keinginan mengonsumsi makanan manis.
9. Utamakan Kualitas Bukan Kuantitas
Mulai pilih makanan manis berdasarkan kualitasnya, bukan berdasarkan kuantitasnya. Lebih baik menikmati sedikit makanan manis yang benar-benar enak, dibandingkan mengonsumsi banyak makanan manis tetapi kurang memuaskan.
10.Kombinasikan Makanan
Untuk menghindari rasa bosan selama membatasi makanan manis, coba buat kombinasi antara makanan manis favorit dengan makanan yang lebih bernutrisi.
Contoh kombinasi makanan berupa buah-buahan dengan saus cokelat, seperti pisang cokelat atau stroberi yang dicelup dengan saus cokelat.
Oleh karena itu, keinginan untuk makan akan tetap terpenuhi serta diimbangi dengan nutrisi dari makanan tersebut.
11.Catat Riwayat Konsumsi
Catatan harian konsumsi makanan dan minuman dapat membantu meningkatkan kesadaran pola makan sekaligus menjadi acuan untuk memperbaiki gizi di masa mendatang.
Baca Juga: Alasan Makanan Manis Bikin Ketagihan, Sebagai Bentuk Reward Response?
12.Hindari Konsumsi Pemanis Buatan
Hindari konsumsi makanan dengan pemanis buatan untuk membantu menekan asupan gula secara berlebihan, sehingga pola makan menjadi lebih teratur dan lebih sehat.
Dewi Triana Rahmawati (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









