Dampak Jangka Panjang Seseorang yang Pernah Menjadi Korban Bullying
Eko Krisyanto | 21 Oktober 2025, 20:14 WIB

AKURAT.CO Bullying sering dianggap sebagai kenakalan remaja biasa, padahal kenyataannya jauh lebih serius. Tindakan ini bisa meninggalkan luka batin mendalam yang tidak hilang begitu saja, bahkan dapat memengaruhi kehidupan korban hingga dewasa.
Dampak jangka panjang dari bullying mencakup aspek psikologis, emosional, hingga sosial, yang semuanya dapat menghambat perkembangan pribadi seseorang.
Berikut beberapa dampak jangka panjang yang umum dialami korban bullying:
1. Gangguan Psikologis
Korban rentan mengalami depresi, kecemasan, dan trauma mendalam. Rasa takut, rendah diri, dan sulit mempercayai orang lain bisa terbawa hingga dewasa.
2. Luka Emosional Mendalam
Cenderung menjadi pribadi yang sensitif dan mudah tersinggung. Menutup diri dari lingkungan sosial karena takut disakiti kembali. Merasa tidak layak dicintai atau dihargai, memengaruhi hubungan interpersonal.
3. Dampak pada Prestasi dan Karier
Penurunan motivasi belajar akibat stres atau rasa tidak aman. Kesulitan beradaptasi di lingkungan baru, termasuk tempat kerja. Rasa minder dan takut gagal dapat menghambat potensi diri.
4. Perubahan Perilaku Sosial
Beberapa korban menjadi sangat pasif dan menghindari konflik. Ada juga yang justru bersikap agresif sebagai bentuk pertahanan diri.
Baca Juga: VIRAL Kronologi Siswa SD Kelas 2 di Riau Meninggal Dunia, Diduga Korban Bullying Kakak Kelasnya!
5. Pentingnya Dukungan Lingkungan
Dukungan dari keluarga, sekolah, dan teman sangat penting bagi pemulihan korban. Konseling dan terapi psikologis dapat membantu mengembalikan kepercayaan diri.
Menangani dampak bullying membutuhkan waktu dan perhatian serius. Lingkungan yang aman dan penuh empati menjadi kunci agar korban dapat pulih sepenuhnya.
Menghentikan bullying bukan hanya tentang mencegah kekerasan, tetapi juga tentang melindungi masa depan dan kesehatan mental seseorang.
Dinda NS (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








