Akurat
Pemprov Sumsel

Tips Sterilisasi Ruangan Setelah Ditempati Penderita TBC, Dijamin Lebih Aman

Eko Krisyanto | 1 Desember 2025, 14:47 WIB
Tips Sterilisasi Ruangan Setelah Ditempati Penderita TBC, Dijamin Lebih Aman

AKURAT.CO TBC merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis dan dapat menyebar melalui udara saat penderita batuk, bersin atau berbicara.

Ruangan yang pernah ditempati oleh penderita TBC membutuhkan proses sterilisasi yang tepat, karena bakteri dapat bertahan di udara maupun permukaan tertentu.

Bakteri TBC mudah menyebar melalui droplet udara. Jika ruangan tertutup tanpa ventilasi yang baik, bakteri dapat bertahan lebih lama dan meningkatkan risiko penularan kepada orang lain.

1. Buka Pintu dan Jendela untuk Ventilasi Udara
● Ventilasi alami merupakan cara paling efektif menurunkan jumlah bakteri TBC di udara.
● Biarkan ruangan terbuka minimal 2-3 jam agar udara segar masuk dan bakteri terdorong keluar.
● Udara mengalir akan mengurangi konsentrasi droplet yang mengandung bakteri.

2. Paparkan Ruangan pada Sinar Matahari Langsung
● Sinar UV dari matahari dapat membantu membunuh bakteri penyebab TBC.
● Buka tirai dan arahkan agar cahaya masuk sebanyak mungkin.
● Jika ruangan gelap atau lembap, pertimbangkan menambah pencahayaan atau mengurangi penghalang seperti gorden tebal.

3. Bersihkan Semua Permukaan dengan Disinfektan
● Gagang pintu, meja, kursi.
● Permukaan kamar tidur.
● Dinding dan lantai.
● Area kamar mandi.

4. Cuci Semua Kain, Sprei, dan Gorden dengan Air Panas
● Gunakan air panas dengan suhu minimal 60°C untuk membunuh bakteri.
● Cuci sprei, selimut, sarung bantal, serta tirai atau gorden yang pernah terpapar.
● Setelah dicuci, jemur di bawah sinar matahari untuk menambah efek sterilisasi.

5. Sterilisasi Ruangan Ber-AC dengan Cara yang Tepat
● Matikan AC sebelum melakukan pembersihan.
● Bersihkan filter AC menggunakan sabun atau cairan khusus.
● Keringkan filter di bawah sinar matahari.
● Lakukan deep cleaning dengan jasa profesional untuk AC yang sudah lama tidak dibersihkan.

6. Gunakan Lampu UV-C
● UV-C dapat membunuh bakteri termasuk Mycobacterium tuberculosis.
● Harus berhati-hati karena berbahaya bagi kulit dan mata.

7. Buang atau Pisahkan Barang yang Tidak Bisa Dibersihkan
● Buku rusak.
● Kain yang tidak bisa dicuci.
● Perkakas yang berjamur.

8. Pastikan Ruangan Tetap Kering dan Tidak Lembap
● Dehumidifier.
● Kipas angin.
● Ventilasi tambahan.

9. Lakukan Pengawasan Kesehatan jika Tinggal Bersama Penyintas TBC
● Melakukan skrining TBC.
● Menghindari kontak dekat sata pasien masih infeksius.
● Mengikuti arahan dokter mengenai pencegahan.

Mensterilkan ruangan yang pernah ditempati penderita TBC sangat penting untuk mencegah penularan. 

Kombinasi ventilasi udara, cahaya matahari, disinfeksi permukaan, pencucian kain, pembersihan AC hingga menjaga lingkungan tetap kering merupakan langkah terbaik yang direkomendasikan para tenaga medis.

Dengan prosedur yang tepat, ruangan bisa digunakan kembali dengan aman.

Laporan: Marina Yeremin Sindika Sari/magang

 

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

E
W
Editor
Wahyu SK