Kenapa Udara Dingin Bikin Malas Bergerak

AKURAT.CO Saat udara dingin, banyak orang merasa tubuh jadi lebih berat dan malas melakukan aktivitas. Bahkan hal sederhana seperti bangun dari tempat tidur terasa sulit.
Kondisi ini ternyata ada penjelasan ilmiahnya, bukan sekadar rasa malas biasa.
Baca Juga: Resep Sup Bakso Lohoa, Cocok Dinikmati Saat Udara Dingin
Tubuh Menghemat Energi
Ketika udara dingin, tubuh secara alami berusaha menjaga suhu tetap stabil.
Energi lebih banyak digunakan untuk menghangatkan tubuh daripada bergerak. Akibatnya, tubuh terasa cepat lelah dan enggan beraktivitas.
Otot Menjadi Lebih Kaku
Suhu dingin membuat otot cenderung menegang dan kurang fleksibel. Gerakan terasa lebih berat dan tidak senyaman saat udara hangat. Hal ini membuat tubuh memilih untuk tetap diam.
Produksi Hormon Energi Menurun
Udara dingin dan kurangnya paparan sinar matahari dapat menurunkan hormon serotonin. Hormon ini berperan dalam menjaga semangat dan mood. Saat kadarnya menurun, rasa malas pun muncul.
Otak Memberi Sinyal untuk Istirahat
Dalam kondisi dingin, otak cenderung mengirim sinyal bahwa tubuh perlu beristirahat lebih banyak.
Ini adalah mekanisme alami untuk menjaga kesehatan. Sayangnya, efek sampingnya adalah keengganan bergerak.
Baca Juga: BMKG: Udara Dingin Disebabkan Adanya Pergeseran Udara di Asia
Faktor Psikologis dan Kenyamanan
Udara dingin identik dengan rasa nyaman saat diam, berselimut, atau duduk santai.
Otak mengasosiasikan dingin dengan waktu istirahat. Hal ini membuat keinginan untuk aktif semakin berkurang.
Udara dingin memang bisa membuat tubuh malas bergerak karena faktor fisik dan psikologis. Namun, dengan memahami penyebabnya, kita bisa lebih bijak menyiasatinya agar tetap aktif.
Caesaria (Magang)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









