Kacamata Progresif Jadi Solusi Presbiopia, Kenyamanan Bergantung Desain dan Pengukuran

AKURAT.CO Memasuki usia di atas 40 tahun, banyak orang mulai mengalami presbiopia atau kondisi mata yang sulit melihat objek jarak dekat. Kacamata progresif menjadi salah satu solusi karena menggabungkan penglihatan jauh, menengah dan dekat dalam satu lensa.
Namun, tidak sedikit pengguna yang masih ragu karena kerap mengalami pusing atau kesulitan beradaptasi saat pertama kali memakai. Kondisi ini membuat sebagian orang kembali menggunakan dua kacamata terpisah untuk aktivitas berbeda.
"Dengan pemeriksaan yang tepat dan pemilihan lensa yang sesuai dengan aktivitas, proses adaptasi biasanya dapat berlangsung lebih cepat dan nyaman," ujar dr. Amanda Nur Shinta Pertiwi selaku dokter spesialis mata di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta, dalam keterangan tertulis yang diterima, Kamis (23/4/2026).
Masalah adaptasi tersebut umumnya bukan semata karena jenis kacamata, melainkan dipengaruhi desain dan kualitas lensa progresif. Lensa dengan desain kurang optimal cenderung memiliki area pandang sempit dan transisi yang tidak halus.
Sebaliknya, lensa dengan teknologi lebih presisi menawarkan area pandang lebih luas dan peralihan fokus yang lebih natural. Hal ini membuat pergerakan mata terasa lebih nyaman dalam penggunaan sehari-hari.
Kebutuhan pengguna juga berbeda tergantung aktivitas dan gaya hidup masing-masing. Pengguna yang sering bekerja di depan komputer, misalnya, membutuhkan area penglihatan dekat dan menengah yang lebih dominan.
Sementara itu, aktivitas luar ruangan memerlukan keseimbangan area pandang yang berbeda agar tetap nyaman. Karena itu, pemilihan lensa progresif tidak seharusnya hanya mempertimbangkan harga, tetapi juga kebutuhan visual.
Perbedaan fungsi ini turut memengaruhi harga lensa progresif yang umumnya lebih tinggi dibandingkan lensa biasa. Lensa progresif menggabungkan beberapa fungsi dalam satu desain kompleks, berbeda dengan lensa single vision.
HOYA Vision Care di Indonesia melalui kampanye #NyamanItuBeda mengedukasi pentingnya kenyamanan dalam penggunaan lensa progresif. Perusahaan menekankan desain, pengukuran dan teknologi sebagai faktor utama pengalaman pengguna.
Selain itu, tersedia juga garansi adaptasi bagi pengguna baru yang masih merasa kurang nyaman. Fitur tambahan seperti coating lensa membantu mengurangi pantulan cahaya dan meningkatkan kejernihan penglihatan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal





