Akurat
Pemprov Sumsel

Jelang Detik-detik Pencoblosan, Gus Mus Pesan Begini untuk Masyarakat Indonesia

Thony H | 13 Februari 2024, 07:53 WIB
Jelang Detik-detik Pencoblosan, Gus Mus Pesan Begini untuk Masyarakat Indonesia

AKURAT.CO Tidak lama lagi detik-detik pencoblosan akan segera dilaksanakan. KH Musthofa Bisri atau yang biasa disapa Gus Mus memberi pesan untuk masyarakat Indonesia.

Dikutip dari NU Online, Gus Mus memberi pesan kepada masyarakat Indonesia. Salah satunya agar saat memilih menggunakan hati nurani.

"Memilih pemimpin itu harus dengan akal dan nurani," tutur Gus Mus di Leteh, Rembang, Jawa Tengah, dikutip dari NU Online (13/2/2023).

Tokoh sepuh NU itu juga berpesan tentang bagaimana jika bisa memilih calon pemimpin yang terbaik.

"Kalau tidak bisa memilih yang terbaik, pilih yang tidak begitu buruk dari yang buruk-buruk. Kemudian tanya kepada hati nurani, mana pilihan saya?" ucap Gus Mus.

Baca Juga: Boleh Tidak Menerima Uang Serangan Fajar? Ini Jawabannya Menurut Islam

Menurut Pengasuh Pesantren Raudlatut Thalibin, Leteh, Rembang, itu, kalau pemilih memilih dengan melihat rekam jejak dan sesuai hati nurani, maka tidak peduli nanti yang menang siapa.

Gus Mus melanjutkan, kalau pemilih memilihnya dengan emosi, maka nanti sesudah pemilihan, pemilih masih emosi.

"Dan ingat, kalau pilihan seperti pilihan presiden, itu lima tahun sekali. Kalau kamu salah milih,  toh nanti masih ada lima tahun lagi, bisa mikir lagi," katanya seraya terkekeh.

Beliau juga berpesan agar masyarakat tidak terlalu tegang dalam pemilihan, dengan tetap memilih siapa yang akan dicoblos.

"Jangan dianggap seperti pemilihan setelah yaumil qiyamah, anggap enteng aja," imbuhnya.

Dengan memilih dengan cara seperti itu, kata Gus Mus, maka menang kalah pun dia tidak akan menimbulkan persoalan yang macam-macam.

"Tapi kalau pemilihnya ada rasa gela (kecewa) segala macam, ingatlah bahwa nanti masih ada, lima tahun lagi masih ada pemilihan lagi. Kalau sekarang ndak menang, coba nanti lima tahun lagi, pilih lagi, barangkali menang. Atau nyalon lagi," pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

T
Reporter
Thony H
Lufaefi
Editor
Lufaefi