Sosok Syarifah Salma Istri Habib Luthfi, Dikenal sebagai Istri yang Harmonis

AKURAT.CO Istri Habib Luthfi bin Yahya, Syarifah Salamah, dikabarkan meninggal dunia pada usia 66 tahun di RS Budi Rahayu Kota Pekalongan.
Kabar wafatnya Syarifah Salma disampaikan melalui pernyataan resmi dari Kanzus Sholawat Pekalongan.
"Innalillahi wainna ilaihi rojiuun. Keluarga besar Kanzus Sholawat Pekalongan turut berduka cita atas wafatnya beliau Syarifah Salamah binti Hasyim bin Yahya istri Maulana Al Habib Muhammad Luthfy bin Yahya dalam usia 66 tahun. 1 Januari 1958-28 Mei 2024. Semoga Allah SWT menerima amal baik almarhumah dan menempatkan beliau pada tempat terbaik disisi-Nya. Aamiin," demikian bunyi pesan tersebut.
Baca Juga: Syarifah Salma Meninggal karena Sakit Apa?
Lalu bagaimana sosok Syarifah Salma?
Syarifah Salma adalah istri yang sangat disayangi oleh Habib Luthfi. Dari buah pernikahannya, keduanya telah dikaruniai 5 anak yakni Habib Baha'udin al-Alawi bin Yahya, Syarifah Fatimah Ni'matuz as-zainabi, Syarifah Ummu Hani, Syarifah Fatimah dan Habib Husen bin Luthfi Yahya.
Dikutip dari keterangan tertulis, selama hidupnya, Syarifah Salma kerap menemani sang suami ketika berdakwah dan menjalankan tugasnya sebagai Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres). Dua pasangan ini sangat dihormati, terutama oleh kalangan nahdliyin.
“Ibu Syarifah Salma adalah istri tercinta Maulana Al-Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya yang sangat dihormati dan disegani nahdliyin,” tulis keterangan tersebut.
Keduanya kerap menampilkan kehangatan yang menunjukan saling menyayangi satu sama lain. Oleh sebab itu, dalam beberapa kesempatan, Habib Luthfi sering memberikan ceramah soal mewujudkan rumah tangga yang sakinah mawaddah warahmah.
Baca Juga: Innalilahi wa Innailaihi Raji'un, Syarifah Salma Istri Habib Luthfi bin Yahya Meninggal Dunia
Habib Luthfi mengatakan, bahwa rahmat Allah Swt turun karena sebab ikhtiar (usaha). Soal sakinah, mawaddah dan rahmah akan muncul jika seseorang sudah ikhtiar untuk menikah. Yang Allah Swt perintahkan adalah memilih suami yang saleh atau istri yang salehah. Sebisa mungkin, taatilah perintah tersebut tanpa berpikir sampai kapan jodoh itu bertahan.
"Banyak sekali kriteria yang dipilih seseorang (misalkan kecantikan, kegantengan, pangkat harta, dan lain-lain) tetapi pilihlah pasangan yang memiliki kualitas bagus dalam hal ibadah dan akhlak,” tutup keterangan tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










