Akurat
Pemprov Sumsel

Profil Maladewa, Negara Islam yang Menolak Warga Israel Masuk ke Wilayahnya

Fajar Rizky Ramadhan | 6 Juni 2024, 09:05 WIB
Profil Maladewa, Negara Islam yang Menolak Warga Israel Masuk ke Wilayahnya

AKURAT.CO Maladewa melarang pemegang paspor asal Israel masuk ke negaranya. Presiden Maladewa Mohamed Muizzu menetapkan larangan tersebut menyusul rekomendasi dari kabinet.

Larangan ini dilakukan demi solidaritas Palestina. Kantor kepresidenan Maladeva dalam siaran persnya seperti dilansir Saudi Gazette, Selasa (4/6/2024), menyebut Muizzu sudah menunjuk utusan khusus untuk menilai kebutuhan Palestina dan menyiapkan penggalangan dana untuk "membantu saudara-saudari kita di Palestina" dengan UNRWA.

Larangan ini mengundang tanggapan dari Israel. Kementerian Luar Negeri Israel meminta warganya untuk menghindari perjalanan ke Maladewa.

Sementara itu, warga negara Israel yang tinggal di Maladewa disarankan untuk meninggalkan negara tersebut. Sebab, jika mereka mengalami kesulitan karena satu dan lain hal akan sulit untuk Israel memberikan bantuan.

Baca Juga: Profil Pondok Pesantren Modern Babun Najah, Lembaga Pendidikan yang 12 Santrinya Dilarikan ke Rumah Sakit Akibat Sesak Nafas Kebakaran

Profil Negara Maladewa

Maladewa, atau Maldives, adalah negara kepulauan yang terletak di Samudra Hindia, sebelah barat daya Sri Lanka dan India. Negara ini dikenal dengan keindahan alamnya yang memukau, terutama pantai-pantai berpasir putih, terumbu karang yang spektakuler, dan air laut yang jernih. Maladewa sering menjadi tujuan wisata populer bagi para pelancong yang mencari kemewahan dan ketenangan.

Geografi

Maladewa terdiri dari sekitar 1.200 pulau koral yang terbagi menjadi 26 atol alami. Dari jumlah tersebut, sekitar 200 pulau dihuni oleh penduduk setempat dan lebih dari 100 pulau lainnya digunakan sebagai resor wisata. Kepulauan ini berada di ketinggian rata-rata hanya 1,5 meter di atas permukaan laut, menjadikannya negara dengan ketinggian rata-rata terendah di dunia.

Iklim

Maladewa memiliki iklim tropis dengan suhu hangat sepanjang tahun. Suhu rata-rata berkisar antara 25°C hingga 30°C. Terdapat dua musim utama di Maladewa, yaitu musim kering (Northeast Monsoon) yang berlangsung dari November hingga April dan musim hujan (Southwest Monsoon) yang terjadi dari Mei hingga Oktober.

Sejarah

Sejarah Maladewa dipengaruhi oleh berbagai peradaban, termasuk India, Sri Lanka, Timur Tengah, dan Afrika Timur. Maladewa merdeka dari protektorat Inggris pada 26 Juli 1965 dan menjadi republik pada 11 November 1968. Sejak kemerdekaan, Maladewa telah mengalami perubahan politik dan sosial yang signifikan, termasuk transisi menuju demokrasi pada awal abad ke-21.

Politik

Maladewa adalah sebuah republik presidensial. Presiden adalah kepala negara dan kepala pemerintahan, yang dipilih melalui pemilihan umum setiap lima tahun. Sistem politik di Maladewa telah berkembang dari sistem otoriter menuju demokrasi yang lebih terbuka, meskipun masih terdapat tantangan dalam hal kebebasan politik dan hak asasi manusia.

Ekonomi

Ekonomi Maladewa sangat bergantung pada pariwisata dan perikanan. Pariwisata merupakan sumber utama pendapatan negara, dengan ribuan wisatawan yang berkunjung setiap tahunnya. Sektor perikanan, terutama penangkapan tuna, juga merupakan pilar penting bagi perekonomian. Selain itu, Maladewa telah mulai mengembangkan sektor keuangan dan jasa untuk mendiversifikasi ekonomi.

Budaya

Budaya Maladewa mencerminkan perpaduan berbagai pengaruh, termasuk dari India, Sri Lanka, Arab, dan Afrika Timur. Bahasa resmi negara ini adalah Dhivehi, dan agama Islam adalah agama resmi yang dianut oleh mayoritas penduduk. Musik dan tarian tradisional, seperti Bodu Beru, memainkan peran penting dalam kehidupan sosial dan upacara adat Maladewa.

Baca Juga: Siapa Orang yang Pertamakali Melakukan Kurban dalam Islam?

Pariwisata

Pariwisata di Maladewa terkenal karena pengalaman resor yang mewah dan keindahan alam yang eksotis. Wisatawan dapat menikmati kegiatan seperti snorkeling, menyelam, memancing, dan berjemur di pantai yang indah. Terumbu karang yang kaya akan kehidupan laut menjadi daya tarik utama bagi para penyelam dari seluruh dunia.

Tantangan Lingkungan

Sebagai negara dengan ketinggian rata-rata yang sangat rendah, Maladewa menghadapi ancaman serius dari perubahan iklim dan naiknya permukaan laut. Pemerintah Maladewa telah aktif dalam mengkampanyekan kesadaran global tentang dampak perubahan iklim dan bekerja untuk mengimplementasikan kebijakan ramah lingkungan untuk melindungi pulau-pulau mereka.

Maladewa adalah negara kepulauan yang menawarkan keindahan alam yang luar biasa dan pengalaman wisata yang mewah. Meskipun menghadapi tantangan lingkungan dan politik, Maladewa terus berusaha untuk menjaga dan melestarikan warisan alam dan budaya mereka, sambil mengembangkan ekonomi yang berkelanjutan. Negara ini tetap menjadi destinasi impian bagi banyak wisatawan yang mencari keindahan alam dan ketenangan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.