Hari Kemerdekaan Indonesia, Ini Kewajiban Mempertahankan Kemerdekaan dalam Al-Qur'an

AKURAT.CO Hari Kemerdekaan Indonesia, yang diperingati setiap tanggal 17 Agustus, bukan hanya momen untuk merayakan kebebasan dari penjajahan, tetapi juga untuk merenungkan pentingnya mempertahankan kemerdekaan yang telah diperjuangkan dengan darah, keringat, dan air mata para pahlawan bangsa.
Dalam Islam, menjaga dan mempertahankan kemerdekaan merupakan kewajiban yang didasarkan pada ajaran Al-Qur'an. Berikut adalah beberapa dalil dari Al-Qur'an yang menegaskan pentingnya mempertahankan kemerdekaan.
1. Kewajiban Membela Kebenaran dan Melawan Kezaliman
Allah SWT berfirman dalam Surah An-Nisa ayat 75:
وَمَا لَكُمْ لَا تُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَالْمُسْتَضْعَفِينَ مِنَ الرِّجَالِ وَالنِّسَاءِ وَالْوِلْدَانِ الَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا أَخْرِجْنَا مِنْ هَٰذِهِ الْقَرْيَةِ الظَّالِمِ أَهْلُهَا وَاجْعَلْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ وَلِيًّا وَاجْعَلْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ نَصِيرًا
"Mengapa kamu tidak berperang di jalan Allah dan (membela) orang-orang yang lemah baik laki-laki, perempuan-perempuan maupun anak-anak yang semuanya berdoa: 'Ya Tuhan kami, keluarkanlah kami dari negeri ini (Mekah) yang zalim penduduknya dan berilah kami pelindung dari sisi-Mu, dan berilah kami penolong dari sisi-Mu!'” (QS. An-Nisa: 75)
Baca Juga: Islam Tak Pernah Memaksa Umatnya untuk Memakai atau Melepas Jilbab
Ayat ini menunjukkan bahwa membela diri dari kezaliman dan ketidakadilan adalah kewajiban bagi setiap Muslim. Kemerdekaan adalah bentuk kebebasan dari kezaliman, dan oleh karena itu, mempertahankan kemerdekaan adalah tindakan yang sesuai dengan perintah Allah.
2. Kewajiban Menjaga Keamanan dan Kedaulatan Negara
Dalam Surah Al-Hajj ayat 39-40, Allah SWT berfirman:
أُذِنَ لِلَّذِينَ يُقَاتَلُونَ بِأَنَّهُمْ ظُلِمُوا وَإِنَّ اللَّهَ عَلَىٰ نَصْرِهِمْ لَقَدِيرٌ الَّذِينَ أُخْرِجُوا مِن دِيَارِهِم بِغَيْرِ حَقٍّ إِلَّا أَن يَقُولُوا رَبُّنَا اللَّهُ ۗ وَلَوْلَا دَفْعُ اللَّهِ النَّاسَ بَعْضَهُم بِبَعْضٍ لَّهُدِّمَتْ صَوَامِعُ وَبِيَعٌ وَصَلَوَاتٌ وَمَسَاجِدُ يُذْكَرُ فِيهَا اسْمُ اللَّهِ كَثِيرًا ۗ وَلَيَنصُرَنَّ اللَّهُ مَن يَنصُرُهُ ۗ إِنَّ اللَّهَ لَقَوِيٌّ عَزِيزٌ
"Telah diizinkan (berperang) bagi orang-orang yang diperangi, karena sesungguhnya mereka telah dianiaya. Dan sesungguhnya Allah, benar-benar Mahakuasa menolong mereka itu, (yaitu) orang-orang yang telah diusir dari kampung halaman mereka tanpa alasan yang benar, kecuali karena mereka berkata: 'Tuhan kami hanyalah Allah.' Dan sekiranya Allah tiada menolak (keganasan) sebagian manusia dengan sebagian yang lain, tentulah telah dirobohkan biara-biara, gereja-gereja, rumah ibadat orang Yahudi dan masjid-masjid, yang di dalamnya banyak disebut nama Allah. Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama)-Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa.” (QS. Al-Hajj: 39-40)
Ayat ini menegaskan bahwa umat Islam berhak membela diri dan negaranya ketika diusir atau diperangi tanpa alasan yang benar. Mempertahankan kedaulatan dan keamanan negara adalah bagian dari menjaga kehormatan dan martabat umat, serta menjaga tempat ibadah dan kebebasan beragama.
3. Kewajiban Bersatu dalam Mempertahankan Kemerdekaan
Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Imran ayat 103:
وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا ۚ وَاذْكُرُوا نِعْمَتَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ كُنتُمْ أَعْدَاءً فَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ فَأَصْبَحْتُم بِنِعْمَتِهِ إِخْوَانًا ۚ وَكُنتُمْ عَلَىٰ شَفَا حُفْرَةٍ مِّنَ النَّارِ فَأَنجَاكُم مِّنْهَا ۗ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمْ آيَاتِهِ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ
"Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai-berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat Allah orang-orang yang bersaudara; dan kamu telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu daripadanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk.” (QS. Al-Imran: 103)
Baca Juga: Heboh! Paskibraka Perempuan Diminta Lepas Jilbab, Apa Hukumnya Menurut Islam?
Ayat ini mengingatkan kita untuk selalu bersatu dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk dalam mempertahankan kemerdekaan. Perpecahan hanya akan melemahkan dan memberikan celah bagi pihak-pihak yang ingin merusak kemerdekaan dan kedaulatan negara.
Mempertahankan kemerdekaan bukan hanya tugas warga negara secara hukum, tetapi juga kewajiban agama yang didasarkan pada ajaran Al-Qur'an.
Umat Islam di Indonesia harus menjaga persatuan, membela keadilan, dan berjuang melawan segala bentuk kezaliman untuk menjaga kemerdekaan yang telah diraih.
Mari kita jadikan momen Hari Kemerdekaan ini sebagai pengingat untuk terus berpegang teguh pada nilai-nilai Islam dalam menjaga kedaulatan dan keamanan negara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









