Akurat
Pemprov Sumsel

Kenapa Banyak Orang Tua Murid Laporkan Guru ke Polisi saat Anaknya Bermasalah? Begini Refleksi Islam!

Fajar Rizky Ramadhan | 30 Oktober 2024, 15:00 WIB
Kenapa Banyak Orang Tua Murid Laporkan Guru ke Polisi saat Anaknya Bermasalah? Begini Refleksi Islam!

AKURAT.CO Fenomena orang tua murid melaporkan guru ke polisi saat anak-anaknya mengalami masalah di sekolah semakin sering terjadi.

Hal ini mengundang perhatian karena hubungan antara guru, murid, dan orang tua yang seharusnya dilandasi dengan saling percaya dan kerja sama berubah menjadi hubungan yang rentan konflik dan hukum.

Dari perspektif Islam, fenomena ini bisa dipandang melalui beberapa sudut etika pendidikan dan peran orang tua serta guru dalam mendidik anak.

Dalam Islam, proses mendidik anak tidak hanya menjadi tanggung jawab orang tua, tetapi juga mencakup komunitas dan para pendidik. Rasulullah ﷺ bersabda:

"كُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْؤُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ"

"Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas kepemimpinannya." (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadis ini menunjukkan bahwa guru, sebagai pemimpin di lingkungan pendidikan, memiliki amanah untuk mendidik dan mengarahkan murid.

Namun, amanah ini tidak bisa dipisahkan dari tanggung jawab orang tua. Keduanya harus bekerja sama untuk membentuk akhlak dan karakter anak.

Ketika orang tua lebih memilih jalur hukum daripada dialog dalam menyelesaikan masalah di sekolah, hal ini dapat menunjukkan kegagalan komunikasi dan kolaborasi yang seharusnya terjadi.

Baca Juga: Viral! Mahasiswa Baru Disuruh Minum Oli oleh Senior saat Ospek di Kupang, Apakah sesuai Nilai-nilai Islam?

Adab dalam Memperlakukan Guru

Islam sangat menekankan penghormatan kepada guru. Imam al-Ghazali dalam Ihya’ Ulumuddin menekankan bahwa murid harus menghormati guru sebagaimana ia menghormati orang tuanya. Rasulullah ﷺ juga menegaskan:

"لَيْسَ مِنَّا مَنْ لَمْ يُوَقِّرْ كَبِيرَنَا وَيَرْحَمْ صَغِيرَنَا وَيَعْرِفْ لِعَالِمِنَا حَقَّهُ"

"Bukan termasuk golongan kami orang yang tidak menghormati yang lebih tua, menyayangi yang lebih muda, dan tidak mengetahui hak para ulama (guru-guru)." (HR. Ahmad dan Tirmidzi)

Guru memiliki hak untuk mendapatkan penghormatan atas usahanya mendidik murid. Ketika orang tua bertindak tergesa-gesa dengan melaporkan guru tanpa mencoba mencari penyelesaian melalui dialog, ini bisa dianggap sebagai bentuk kelalaian dalam menghormati dan menghargai jasa guru.

Pendidikan Sebagai Tanggung Jawab Bersama

Dalam perspektif Islam, mendidik anak adalah tanggung jawab bersama antara orang tua dan guru. Al-Qur'an menyebutkan:

"يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا"

"Wahai orang-orang yang beriman, jagalah diri dan keluargamu dari api neraka." (QS. At-Tahrim: 6)

Ayat ini menegaskan kewajiban orang tua dalam menjaga dan membimbing keluarganya. Namun, tanggung jawab ini tidak hanya berhenti di rumah.

Sekolah dan guru adalah bagian dari lingkungan pendidikan yang turut berperan dalam proses pembentukan moral dan kepribadian anak.

Oleh karena itu, ketika terjadi masalah, solusi terbaik adalah membangun dialog antara orang tua dan guru, bukan dengan serta-merta membawa masalah ke ranah hukum.

Pentingnya Sabar dan Dialog dalam Menyelesaikan Konflik

Islam mengajarkan pentingnya kesabaran dan musyawarah dalam menghadapi konflik. Allah SWT berfirman:

"وَالصُّلْحُ خَيْرٌ"

"Dan perdamaian itu lebih baik." (QS. An-Nisa: 128)

Menghadapi masalah dengan guru seharusnya dilakukan melalui proses komunikasi yang baik dan musyawarah, bukan dengan tindakan hukum yang bisa memperkeruh suasana. Rasulullah ﷺ juga menekankan pentingnya bersikap sabar dan tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan:

"إِنَّمَا الشِّدَّةُ فِي الْحِلْمِ وَإِنَّمَا الْحِلْمُ بِالتَّحَلُّمِ"

"Kekuatan ada pada kesabaran, dan kesabaran didapat dengan berlatih bersabar." (HR. Bukhari).

Baca Juga: Viral Joget Sadbor di Tiktok untuk Raup Cuan, Apakah Uangnya Halal?

Dengan bersabar dan mencari solusi melalui dialog, orang tua dapat menunjukkan keteladanan kepada anak-anak mereka tentang bagaimana menyelesaikan konflik dengan cara yang baik dan Islami.

Fenomena orang tua melaporkan guru ke polisi mencerminkan adanya ketegangan dalam hubungan antara rumah dan sekolah.

Dari perspektif Islam, masalah seperti ini seharusnya diselesaikan dengan dialog dan saling pengertian, bukan dengan konfrontasi hukum.

Orang tua dan guru sama-sama memiliki tanggung jawab dalam mendidik anak, dan masing-masing harus saling menghormati peran satu sama lain.

Dengan meneladani ajaran Islam yang menekankan pentingnya sabar, dialog, dan penghormatan, hubungan antara guru, murid, dan orang tua bisa terjalin lebih harmonis dan konstruktif.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.