Menag Nasaruddin Umar Hadiri Asesmen Lapangan Program Studi Magister Ekonomi Syariah di Universitas PTIQ Jakarta

AKURAT.CO Menteri Agama (Menag) RI, Nasaruddin Umar, menghadiri kegiatan asesmen lapangan untuk Program Studi Magister Ekonomi Syariah di Universitas PTIQ Jakarta. Dalam kegiatan ini, turut hadir Direktur Pascasarjana Universitas PTIQ, Darwis Hude, yang mendampingi Menag selama berlangsungnya asesmen tersebut.
Kehadiran Menag dalam asesmen ini menunjukkan perhatian khusus pemerintah terhadap perkembangan pendidikan Islam, khususnya dalam bidang ekonomi syariah. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mendorong kemajuan keilmuan di Indonesia, terutama dalam hal moderasi beragama yang saat ini menjadi perhatian utama di dunia internasional.
Dalam kesempatan tersebut, Menag menyampaikan bahwa pemerintah berkomitmen untuk memperkenalkan perkembangan keilmuan Islam di Indonesia kepada dunia. Ia menekankan pentingnya kontribusi Indonesia sebagai negara dengan penduduk Muslim terbesar yang mampu mempertahankan nilai-nilai moderasi beragama.
"Kita negara dengan penduduk besar yang paling mampu mempertahankan moderasi beragama. Juga termasuk negara dengan pertumbuhan ekonomi yang tinggi di dunia Islam," kata Menag pada Kamis (31/10/2024). Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia tidak hanya berperan sebagai pusat keilmuan Islam, tetapi juga sebagai contoh stabilitas dalam kehidupan beragama.
Lebih lanjut, Menag juga menyebutkan bahwa posisi geografis Indonesia turut berperan dalam menjaga keamanan dan stabilitas pendidikan Islam. "Juga negara paling aman karena lokasinya jauh dari Israel. Siapa yang mampu mengayomi peradaban keilmuan Islam? Indonesia menjadi yang paling stabil dan memungkinkan," jelas Menag.
Menag menambahkan bahwa pemerintah berharap agar kemajuan pendidikan Islam di Indonesia dapat menjadi perhatian dunia, terutama dalam peranannya mendukung peradaban keilmuan Islam global. Harapan ini selaras dengan visi Indonesia sebagai pusat kajian Islam yang inklusif dan moderat.
Kegiatan ini ditutup dengan pesan dari Menag agar semua pihak terus bekerja sama dalam membangun pendidikan Islam yang berkualitas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









