Akurat
Pemprov Sumsel

Niat Puasa Sunnah Bulan Syawal, Lengkap dengan Keutamaan dan Tata Cara Puasanya

Fajar Rizky Ramadhan | 3 April 2025, 08:45 WIB
Niat Puasa Sunnah Bulan Syawal, Lengkap dengan Keutamaan dan Tata Cara Puasanya

AKURAT.CO Setelah menunaikan ibadah puasa Ramadhan selama sebulan penuh, umat Islam dianjurkan untuk melanjutkannya dengan puasa Sunnah bulan Syawal selama enam hari.

Puasa sunnah ini memiliki keutamaan luar biasa, sebagaimana disebutkan dalam hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Muslim:

"Barang siapa yang telah berpuasa Ramadhan, kemudian ia melanjutkannya dengan puasa enam hari di bulan Syawal, niscaya ia seperti puasa satu tahun penuh." (HR. Muslim)

Keutamaan ini didasarkan pada perhitungan pahala dalam Islam, di mana setiap amal kebaikan diganjar sepuluh kali lipat.

Puasa Ramadhan selama sebulan setara dengan pahala puasa sepuluh bulan, sementara puasa enam hari di Syawal setara dengan dua bulan, sehingga totalnya menjadi satu tahun penuh.

Niat Puasa Syawal

Puasa Syawal dapat dilakukan dengan niat dalam hati, namun juga disunnahkan untuk dilafalkan. Berikut bacaan niatnya dalam bahasa Arab, Latin, dan artinya:

نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرٍ شَوَّالٌ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma shahri syawwāla sunnatan lillāhi ta'ālā.

Artinya: "Saya niat puasa bulan Syawal, sunnah karena Allah Ta’ala."

Baca Juga: Kalender April 2025 dan Hari Pentingnya Lengkap!

Tata Cara Melaksanakan Puasa Syawal

Puasa Syawal dapat dilakukan dengan dua cara:

  1. Secara Berurutan
    Cara paling utama adalah melaksanakan puasa enam hari berturut-turut setelah Hari Raya Idul Fitri, dimulai dari tanggal 2 Syawal. Metode ini menunjukkan keteguhan dalam menjaga kebiasaan ibadah setelah Ramadhan.

  2. Secara Terpisah
    Jika tidak memungkinkan untuk berpuasa secara berurutan, seseorang tetap dapat menjalankan puasa ini secara terpisah dalam bulan Syawal. Keutamaan puasa tetap didapatkan meskipun tidak dilakukan secara berturut-turut.

Puasa Syawal dan Qadha Ramadhan

Bagi yang masih memiliki utang puasa Ramadhan, terdapat dua pendapat mengenai menggabungkan niat qadha dan puasa Syawal:

  • Sebagian ulama memperbolehkan menggabungkan niat keduanya dalam satu puasa.

  • Pendapat lain menyatakan bahwa untuk mendapatkan keutamaan penuh dari puasa Syawal, lebih baik menunaikan qadha Ramadhan terlebih dahulu, lalu melaksanakan puasa Syawal secara terpisah.

Baca Juga: Niat Puasa Qadha Ramadhan di Bulan Syawal: Panduan dan Keutamaannya

Puasa Syawal bukan hanya sebagai penyempurna ibadah Ramadhan, tetapi juga sebagai tanda diterimanya amal ibadah di bulan suci.

Dengan melaksanakan puasa ini, seorang Muslim dapat mempertahankan semangat ibadah dan melatih diri dalam menahan hawa nafsu sepanjang tahun.

Bagi yang ingin meraih keutamaan besar ini, puasa Syawal menjadi amalan yang sangat dianjurkan untuk dilakukan setelah Hari Raya Idul Fitri.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.