Akurat Logo

Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Dinilai Arogan, Ini Bahaya Sikap Arogan dalam Islam

Lufaefi | 13 Mei 2026, 07:30 WIB
Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Dinilai Arogan, Ini Bahaya Sikap Arogan dalam Islam
Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Dinilai Arogan (Facebook Image)

AKURAT.CO Polemik Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI di Pontianak, Kalimantan Barat, terus menjadi sorotan publik. Selain dipersoalkan karena dinilai tidak adil, sikap dewan juri dalam lomba tersebut juga menuai kritik lantaran dianggap arogan dan tidak membuka ruang klarifikasi bagi peserta.

Peristiwa itu bermula saat Josepha Alexandra, siswi SMAN 1 Pontianak, mendapat pengurangan nilai minus lima atas jawaban yang dianggap benar oleh banyak pihak. Sementara kelompok lain memperoleh nilai penuh untuk jawaban serupa.

Dalam video yang viral di media sosial, Josepha sempat mencoba memberikan penjelasan dan meminta respons penonton terkait jawabannya. Namun, upaya tersebut dianggap tidak mendapat tanggapan yang proporsional dari pihak juri.

Baca Juga: Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Dinilai Tidak Adil, Ini Pesan Islam untuk Berbuat Adil

Kondisi itu memicu reaksi luas masyarakat. Banyak netizen menilai sikap juri mencerminkan arogansi dan kurang menghargai hak peserta untuk menyampaikan keberatan.

Anggota MPR RI, Lalu Hadrian Irfani, turut menyoroti persoalan tersebut. Ia menilai sikap juri yang tidak mendengarkan protes peserta bertentangan dengan semangat demokrasi dan nilai kebangsaan yang justru menjadi tujuan utama LCC Empat Pilar.

“Apa yang kita lihat bersama bahwa dalam video tersebut juri tidak mendengarkan protes ataupun ketidakpuasan dari salah satu peserta kemudian tidak ditanggapi, itu mencerminkan tidak demokratisnya acara tersebut,” ujarnya dalam diskusi televisi nasional.

Dalam perspektif Islam, sikap arogan atau sombong merupakan perilaku tercela yang dilarang keras. Arogansi lahir dari perasaan paling benar, paling hebat, dan enggan menerima pendapat maupun kritik dari orang lain.

Allah SWT berfirman:

وَلَا تُصَعِّرْ خَدَّكَ لِلنَّاسِ وَلَا تَمْشِ فِي الْأَرْضِ مَرَحًا ۖ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُورٍ

“Janganlah kamu memalingkan wajah dari manusia karena sombong dan jangan berjalan di bumi dengan angkuh. Sungguh, Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong dan membanggakan diri.”
(QS. Luqman: 18)

Dalam ayat lain, Allah SWT juga menegaskan:

إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُسْتَكْبِرِينَ

“Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang menyombongkan diri.”
(QS. An-Nahl: 23)

Rasulullah SAW bahkan memberikan peringatan keras terhadap sikap sombong. Dalam hadis riwayat Muslim, Nabi bersabda:

لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مَنْ كَانَ فِي قَلْبِهِ مِثْقَالُ ذَرَّةٍ مِنْ كِبْرٍ

“Tidak akan masuk surga orang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan walau sebesar biji zarrah.”

Para ulama menjelaskan bahwa kesombongan bukan hanya soal penampilan atau kekayaan, tetapi juga menolak kebenaran dan meremehkan orang lain. Dalam konteks perlombaan, sikap tidak mau mendengar kritik, menolak klarifikasi, atau merasa paling benar dapat masuk dalam kategori perilaku arogan.

Baca Juga: Juri Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Dinilai Tidak Adil, Ini Hukumnya dalam Islam

Pakar pendidikan Islam menilai seorang juri seharusnya mengedepankan sikap rendah hati, objektif, dan terbuka terhadap masukan. Sebab, perlombaan bukan sekadar menentukan menang atau kalah, tetapi juga membangun karakter dan etika generasi muda.

Polemik LCC Empat Pilar MPR RI ini pun menjadi pengingat bahwa nilai kebangsaan dan pendidikan karakter harus diwujudkan melalui sikap yang adil, bijaksana, dan jauh dari arogansi. Sebab, ilmu dan jabatan tanpa kerendahan hati justru dapat melahirkan ketidakpercayaan di tengah masyarakat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi