Malaysia Raih Penghargaan Penyelenggaraan Haji Terbaik 2026, Indonesia Tak Masuk Daftar Penghargaan Apapun

AKURAT.CO Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi resmi mengumumkan penerima penghargaan Labbaitom Award 2026, sebuah apresiasi yang diberikan kepada negara, maskapai penerbangan, dan lembaga yang dinilai berhasil memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah haji selama musim haji 1447 H.
Pengumuman tersebut disampaikan dalam acara tahunan Khatama Musk yang berlangsung di Makkah dan dihadiri langsung Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Dr. Tawfiq bin Fawzan Al-Rabiah, bersama para pejabat serta perwakilan kantor urusan haji dari berbagai negara.
Pada kategori Kantor Urusan Haji, Malaysia berhasil meraih penghargaan tertinggi atau Diamond Award bersama Irak dan Ethiopia. Sementara itu, sejumlah negara lain seperti Djibouti, Komoro, Turki, Maroko, Oman, Mesir, Aljazair, Tunisia, dan Singapura juga masuk dalam daftar penerima penghargaan sesuai kategori masing-masing.
Baca Juga: Begini Tahap dan Proses Kepulangan Jemaah Haji Indonesia 2026
Indonesia yang selama ini dikenal sebagai negara dengan kuota jemaah haji terbesar di dunia belum berhasil masuk dalam daftar penerima penghargaan pada musim haji tahun ini. Nama Indonesia tidak tercantum dalam seluruh kategori yang diumumkan oleh otoritas haji Arab Saudi.
Selain penghargaan untuk kantor urusan haji, Arab Saudi juga memberikan apresiasi kepada sejumlah maskapai penerbangan yang dinilai berhasil mendukung kelancaran transportasi jemaah. Penghargaan tersebut diberikan berdasarkan jumlah penerbangan yang melayani jemaah haji selama musim haji 1447 H.
Dalam kategori komunikasi dan pelayanan jemaah, penghargaan Excellence in Communication Award diberikan kepada perwakilan dari Turki, Kosovo, India, Ethiopia, Pakistan, dan Tajikistan. Penghargaan ini diberikan atas upaya mereka dalam meningkatkan kualitas komunikasi dan pelayanan kepada para tamu Allah.
Keberhasilan Malaysia kembali menjadi sorotan karena negara tersebut berhasil mempertahankan prestasinya selama lima tahun berturut-turut. Pemerintah Malaysia menyebut penghargaan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Lembaga Tabung Haji, petugas kesehatan, petugas kebajikan, serta dukungan teknologi digital yang semakin terintegrasi dalam penyelenggaraan ibadah haji.
Menteri di Jabatan Perdana Menteri Malaysia, Dr. Zulkifli Hasan, menjelaskan bahwa pengelolaan haji negaranya tidak hanya mengandalkan pendekatan konvensional, tetapi juga memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan berbagai aplikasi digital untuk membantu jemaah memperoleh layanan secara cepat dan akurat.
Selain penggunaan teknologi, Malaysia juga menerapkan sejumlah inovasi seperti program Green Hajj, kampanye kebersihan lingkungan, serta evaluasi menyeluruh setelah musim haji berakhir. Langkah-langkah tersebut dinilai menjadi faktor penting yang menjaga konsistensi kualitas layanan dari tahun ke tahun.
Baca Juga: Koper Jemaah Haji Kerap Dibongkar Akibat Over Bagasi, Zamzam dalam Koper Akan Dimusnahkan
Pada kesempatan yang sama, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi juga mulai melakukan persiapan awal untuk penyelenggaraan haji 1448 H atau musim haji 2027. Dokumen pengaturan awal telah diserahkan kepada kantor-kantor urusan haji berbagai negara sebagai dasar penyusunan kontrak dan layanan yang lebih cepat.
Menteri Haji Arab Saudi, Dr. Tawfiq Al-Rabiah, menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan haji tahun ini merupakan hasil kerja sama seluruh lembaga yang terlibat dalam pelayanan jemaah serta dukungan penuh pemerintah Arab Saudi dalam mewujudkan pelayanan haji yang semakin profesional dan berkualitas.
Pengumuman Labbaitom Award 2026 menjadi salah satu indikator penting dalam mengukur kualitas layanan haji antarnegara. Bagi Indonesia, hasil tersebut dapat menjadi bahan evaluasi untuk terus meningkatkan mutu pelayanan, kenyamanan, serta inovasi penyelenggaraan haji pada musim-musim mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 4Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9PPh Final Royalti 1,5 Persen bagi Penulis Diberlakukan, Perkuat Ekosistem Literasi Nasional
- 10Kasus Penipuan Kripto Jalan di Tempat, Polda Metro Jaya Diminta Segera Beri Kepastian Hukum






