Jelang Muktamar NU, Gus Irfan Disebut Punya Modal Pengalaman untuk Pimpin PBNU

AKURAT.CO Menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, bursa calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mulai menghangat. Sejumlah nama disebut-sebut memiliki peluang untuk memimpin organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut.
Salah satu nama yang mulai banyak diperbincangkan adalah KH Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan. Dukungan dari sejumlah tokoh Nahdliyin turut memperkuat munculnya nama Gus Irfan dalam dinamika menuju Muktamar NU 2026.
Gus Irfan dinilai memiliki sejumlah modal kepemimpinan, mulai dari pengalaman di lingkungan pesantren dan organisasi NU hingga pengalaman di pemerintahan. Latar belakang tersebut dinilai dapat menjadi bekal dalam mengelola organisasi besar dengan jaringan dan anggota yang luas.
Baca Juga: Robikin Emhas: Marwah NU Tercabik karena Konflik Elite PBNU
Namun, wacana mengenai keterlibatan kader NU yang tengah menduduki jabatan publik dalam kepemimpinan organisasi juga menjadi perhatian. Kekhawatiran mengenai potensi tumpang tindih kepentingan dinilai perlu menjadi pertimbangan dalam menentukan arah kepemimpinan PBNU ke depan.
Di sisi lain, pengalaman dalam mengelola lembaga negara juga dinilai dapat memberikan perspektif tambahan dalam aspek administrasi, tata kelola organisasi, dan pengembangan jejaring kelembagaan.
Gus Irfan juga memiliki hubungan historis dengan NU sebagai cucu Hadratussyaikh KH Hasyim Asy'ari. Meski demikian, latar belakang keluarga dinilai bukan satu-satunya faktor dalam menentukan kepemimpinan. Rekam jejak organisasi, pengalaman memimpin, serta kemampuan merangkul berbagai kelompok menjadi faktor lain yang turut diperhitungkan.
Dinamika pencalonan Ketua Umum PBNU berlangsung menjelang Muktamar ke-35 NU yang akan digelar di Tambakberas, Jombang. Selain Gus Irfan, sejumlah nama lain juga mulai muncul dalam bursa kandidat, termasuk KH Abdul Hakim Mahfudz atau Gus Kikin, pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang.
Baca Juga: Ijtima Ulama PKB Usulkan Said Aqil Siradj sebagai Calon Rais Aam PBNU
Muktamar ke-35 NU nantinya menjadi forum penting untuk menentukan arah kepemimpinan organisasi sekaligus merumuskan agenda NU dalam menghadapi berbagai tantangan, mulai dari penguatan ekonomi umat, transformasi digital, pendidikan, hingga penguatan peran sosial-keagamaan.
Pemilihan Ketua Umum PBNU akan menjadi salah satu agenda utama dalam forum tersebut. Para muktamirin diharapkan dapat menentukan sosok yang mampu menjaga persatuan internal sekaligus membawa NU tetap relevan dalam menghadapi perubahan sosial dan tantangan global.
Sumber: berbagai sumber.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









