AKURAT.CO Bareskrim Mabes Polri belum mengagendakan memeriksa Denny Indrayana, kendati kasusnya sudah naik penyidikan. Polri memilih merampungkan pemeriksaan saksi-saksi terlebih dulu, dalam menyidik perkara berita bohong putusan Mahkamah Konstitusi (MK).
Dirtipidsiber Bareskrim Mabes Polri, Brigjen Adi Vivid Agustiadi Bachtiar menyebutkan, pemeriksaan saksi belum rampung, lantaran penundaan jadwal. Penyidik juga mengagendakan memeriksa ahli dan saksi tambahan.
"Ya kemarin saya janji 10 hari setelah itu (Denny diperiksa), tapi ternyata apabila kami mengundang untuk memberikan keterangan atau melakukan pemeriksaan sebagai saksi, ternyata masih ada beberapa saksi yang mengajukan penundaan," kata Brigjen Adi Vivid, kepada wartawan, di Jakarta, Kamis (31/8/2023).
Baca Juga: Polri Siapkan Pemanggilan Untuk Denny Indrayana
Kasus Denny naik penyidikan pada 10 Juli 2023. Denny dituduh menyebar ujaran kebencian, berita bohong, penghinaan terhadap penguasa dan pembocoran rahasia negara melalui akun Twitter-nya, @dennyindrayana. Adapun pelapor kasus ini berinisial AWW.
Menurutnya, sejauh ini penyidik baru memeriksa 12 saksi terkait kasus dugaan berita bohong putusan MK. Namun dirinya enggan merinci saksi-saksi yang telah diperiksa.
"Jadi, kami masih menunggu pemeriksaan saksi-saksi ahli tambahan, karena saksi ahli kadang-kadang masih memiliki banyak kegiatan lain," sambung Brigjen Adi Vivid.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








