Ayah Mirna Mengaku Ditipu Netflix Soal Film Ice Cold, Kok Terima Tawaran Wawancara? Ternyata Ini Alasannya

Edi darmawan AKURAT.CO Kasus kopi sianida yang menewaskan Mirna Salihin pada 2016 silam, kembali ramai diperbincangkan usai Netflix merilis film dokumenter kasus tersebut dengan judul Ice Cold: Murder, Coffee and Jessica Wongso.
Film dokumenter yang muncul setelah 7 tahun Jessica Wongso mendekam di penjara itu mendapat berbagai kritik dari berbagai pihak, salah satunya ayah Mirna Salihin, Edi Darmawan Salihin.
Edi mengaku merasa tertipu oleh Netflix karena tayangan film Ice Cold tidak sesuai dengan kenyataannya.
"Jadi gini, Netflix ini saya ketipu sama Netflix, syuting kita directornya maupun sutradaranya itu namanya Rob Sixsmith. Saya nggak dapat apa-apa dari dia, cuma dia minta tolong untuk saya menjawab dan saya jawab tapi kenyataannya apa? Yang dia tayangkan itu nggak sesuai dengan kenyataan yang ada," kata Edi dalam wawancara bersama Karni Ilyas.
Edi bahkan meminta masyarakat Indonesia untuk berhenti menonton tayangan Netflix dan mengatakan Netflix sengaja mengadu domba masyarakat Indonesia.
"Jangan sampai terkecoh oleh Netflix, Netflix itu cari duit, kalau perlu diadu domba kayak zaman Belanda. Kita diadu domba, yang dapat duit dia," ucap Edi.
Dalam wawancara yang bertajuk ‘Jessica Divonis Membunuh Mirna’ yang ditayangkan oleh TVOne itu, Karni Ilyas terlihat mematung dengan pernyataan-pernyataan yang dilontarkan Edi. Oleh karena itu, tayangan ini pun mendapat beragam sorotan dari publik bahkan sempat trending topik di X.
Baca Juga: Deretan Kasus Yang Ditangani Krishna Murti, Salah Satunya Kopi Sianida
Sebelumnya, Edi pun menjadi sorotan karena sikapnya dalam film Ice Cold yang dinilai arogan ketika menjawab pertanyaan seputar kematian Mirna. Ia pun memberi klarifikasi atas sikapnya tersebut.
“Jadi pertama, saya mau jelaskan soal yang kelihatan mungkin saya arogan, saya salah. Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya dan benar-benar saya izin untuk memberikan penjelasan yang jelas sekali supaya netizen dan warga Indonesia tidak terkecoh oleh Netflix," katanya.
Edi Darmawan merupakan seorang pengusaha. Kabarnya, ia memiliki 2 perusahaan yang berlokasi di Jakarta yaitu PT Fajar Indah Cakra Cemerlang yang merupakan perusahaan ekspedisi pengiriman dokumen penting, berlokasi di Jakarta Pusat.
Kemudian ia juga dikabarkan memiliki usaha garmen di Cengkareng, Jakarta Barat, namun belum diketahui detail perusahaan ini. Edi memiliki dua anak kembar dari pernikahannya dengan Ni Ketut Sianty, yaitu Mirna Salihin dan Made Sandy.[] (Adinda Shafa Afriasti)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










