AKURAT.CO Tim Hukum Timnas Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar mengusulkan agar Mahkamah Konstitusi memintai keterangan Presiden Joko Widodo dalam sidang sengketa perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU).
"Sebenarnya kami ingin mengusulkan juga Pak Jokowi diundang, dipanggil karena kan penting sekali. Kalau kami memungkinkan untuk meminta kepada MK untuk memanggil," kata Bambang Widjojanto di Gedung MK, Jakarta, Senin (1/4/2024).
Mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu mengungkapkan hal tersebut merespons pertanyaan awak media tekait pemanggilan empat menteri ke sidang sengketa Pilpres 2024.
Bambang menilai, pemanggilan empat menteri itu nantinya dapat memberikan kesaksiannya secara faktual.
Baca Juga: 10 Saksi Anies-Muhaimin Mengundurkan Diri, Gagal Beri Keterangan di Sidang MK
Juga melakukan hal-hal yang dianggap sebagai bagian dari upaya negara membantu pemenangan pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
"Kalau dia tidak mendukung menteri dihadirkan, kesalahan fatal di dia (Prabowo-Gibran)," tandasnya.
Sebelumnya, Majelis Hakim MK mengundang empat menteri untuk menelusuri tata kelola bantuan sosial (bansos) yang diberikan menjelang pemungutan suara Pemilu 2024.
Keempat Menteri itu adalah Menko Bidang Perekonomian, Menteri Keuangan, Menteri Sosial dan Menko Bidang PMK.
Baca Juga: Hukum Acara MK Bikin Kubu 01 dan 03 Sulit Ungkap Kecurangan Pilpres 2024
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









