DKPP Belum Sentuh Kasus Dugaan Asusila Ketua KPU Hasyim Asy'ari
Citra Puspitaningrum | 24 April 2024, 05:00 WIB

AKURAT.CO Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) masih memproses laporan dugaan tindakan asusila Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Hasyim Asy'ari. Laporan yang dilayangkan mantan anggota PPLN itu kini masuk proses verifikasi adminsitarsi.
Ketua DKPP, Heddy Lugito, mengatakan, pihaknya belum menjadwalkan sidang atas laporan tindakan asusila Ketua KPU Hasyim Asy'ari.
"Semuanya masih berproses karena selama empat bulan terakhir pengaduan yang masuk ke DKPP jumlah mencapai 200 perkara," kata Heddy saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (23/4/2024).
Heddy menerangkan pihaknya baru akan menggelar sidang dugaan pelanggaran Kode Etik Penyelenggara Pemilu (KEPP) yang berjumlah 91 perkara di luar dugaan tindakan asusila Ketua KPU Hasyim Asy'ari.
"Baru 91 perkara yang dijadwalkan sidang. Tunggu ya (soal laporan Hasyim)," ujarnya.
Sebelumnya, Lembaga Konsultasi Bantuan Hukum Universitas Indonesia (LKBH UI) melaporkan Hasyim Asy'ari ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).
Perwakilan LKBH UI Aristo Pangaribuan mengatakan pihaknya melaporkan Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari atas pelanggaran etik integritas dan profesionalitas.
"Pada hari ini kita melaporkan Ketua KPU ke DKPP diduga melibatkan tindakan-tindakan dalam membina hubungan personal, hubungan romantis dengan seorang PPLN di luar negeri," kata Aristo di kantor DKPP, Jakarta Pusat, Kamis (18/4/2024).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







