Rebut Markas KKB di Bibida Paniai, TNI-Polri Tembak Mati Satu Anggota Pimpinan Undius Kogoya
Dwana Muhfaqdilla | 17 Juni 2024, 11:33 WIB

AKURAT.CO Aparat TNI-Polri berhasil menembak mati satu anggota yang diduga menjadi bagian dari kelompok kriminal bersenjata (KKB) Intan Jaya pimpinan Undius Kogoya di Distrik Bibida, Kabupaten Paniai, Papua Tengah.
Jasad tanpa identitas tersebut ditemukan saat personel melakukan penyisiran di sekitar markas pelaku.
“Operasi ini melibatkan aparat gabungan Ops Damai Cartenz-2024, terdiri dari pasukan TNI-Polri, telah berhasil menembak mati satu KKB yang diduga merupakan KKB Intan Jaya pimpinan Undius Kogoya,” kata Kaops Damai Cartenz-2024, Kombes Faizal Ramadhani dalam keterangannya, Senin (17/6/2024).
Dia menjelaskan, operasi ini merupakan bagian dari penegakan hukum terhadap anggota KKB di Paniai yang telah berlangsung sejak Jumat (14/6/2024) hingga Senin (17/6/2024).
“Kami dari Satgas Ops Damai Cartenz-2024, terus melakukan pengejaran terhadap KKB kelompok Undius Kogoya yang aktif melakukan serangan dan aksi-aksi kriminal di Kabupaten Paniai,” tegasnya.
Terpisah, Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2024, AKBP Bayu Suseno mengungkapkan, jasad tersebut ditemukan saat pihaknya melakukan penyisiran di sekitar markas pelaku. Saat ini, jasad masih dalam proses evakuasi.
“Ya benar, saat ini pasukan kami masih melakukan evakuasi untuk menurunkan jenazah yang diduga merupakan KKB tersebut,” kata Bayu.
Baca Juga: Uang Tebusan Untuk KKB Pimpinan Kogoya Bakal Dipenuhi, Polda Papua: Dalam Proses Negosiasi
Selain itu, pihaknya juga menemukan barang bukti di dekat jenazah, yaitu sebuah parang dengan panjang sekitar 80 cm.
“Rencananya jenazah KKB tersebut, akan kami evakuasi ke RSUD Paniai untuk dilakukan identifikasi lebih lanjut,” tukasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








