Akurat
Pemprov Sumsel

Polisi Tangkap Pelaku Penusukan Pemilik Toko Perabot di Duren Sawit, Diduga Anak Kandung Korban

Dwana Muhfaqdilla | 24 Juni 2024, 12:04 WIB
Polisi Tangkap Pelaku Penusukan Pemilik Toko Perabot di Duren Sawit, Diduga Anak Kandung Korban

AKURAT.CO Polda Metro Jaya mengklarifikasi informasi mengenai jumlah pelaku penusukan terhadap pedagang perabotan berinisial S hingga tewas di Duren Sawit, Jakarta Timur pada Sabtu (22/6/2024).

Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Titus Yudho Ully mengungkapkan, jumlah pelaku dalam kasus ini hanyalah satu orang berinisial KS (17). Hal ini mengklarifikasi adanya informasi yang beredar sebelumnya yang menyebutkan jumlah pelaku dua orang.

"Sudah dilakukan penangkapan terhadap pelaku pembunuhan di Toko Serba Guna, Kelurahan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit," katanya saat dikonfirmasi wartawan, Senin (24/6/2024).

Baca Juga: Hilangkan Jejak, Pelaku Penusukan Imam Musala di Kebon Jeruk Sempat Cukur Rambut dan Kumis

Dia menjelaskan, KS telah ditangkap di sekitar lokasi kejadian. Diduga KS merupakan anak dari korban yang tega melakukan pembunuhan lantaran tak terima dimarahi karena mencuri uang ayahnya.

"Pelaku pembunuhan berinisial KS, ditangkap di Jalan Masjid Baitul Latif, RT. 001, RW 003, Kelurahan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur," tukas Titus.

Sebelumnya, seorang pedagang perabotan berinisial S ditemukan tewas bersimbah darah di dalam tokonya di Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Sabtu (22/6/2024).

Kapolres Jaktim, Kombes Nicolas Ary Lilipaly, mengatakan, korban tewas lantaran ditusuk pada bagian perut oleh dua putrinya yang berinisial K (17) dan P (16).

"Sudah ditangkap. Keluarga sendiri (pelakunya). Dua orang anak remaja putri bernama K dan P," katanya saat dikonfirmasi wartawan, Minggu (23/6/2024).

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.