Akurat
Pemprov Sumsel

Kejati Kalbar Lakukan Penyelidikan Pembelian Lahan oleh Bank Kalbar

Oktaviani | 9 Juli 2024, 00:00 WIB
Kejati Kalbar Lakukan Penyelidikan Pembelian Lahan oleh Bank Kalbar

AKURAT.CO Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat (Kejati Kalbar) melakukan penyelidikan terkait pembelian lahan atau sebidang tanah oleh Bank Kalbar, yang diduga terjadi mark up anggaran.

Dalam kasus tersebut, diduga ada salah satu orang anggota DPRD Provinsi Kalbar berisial P yang terlibat.
 
"Perkara tersebut benar saat ini sedang dalam penanganan Kejaksaan Tinggi Kalbar, perkara dimaksud masih dalam tahap penyelidikan, dan sedang ditangani penyelidik Tindak Pidana Khusus Kejati Kalbar," ujar Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Kalbar, I Wayan Gedin Arianta, Senin (8/7/2024).
 
Penangan kasus ini pun sekaligus membantah bahwa Kejaksaan Tinggi Kalbar tidak melakukan penyelidikan dan bungkam.
 
 
Menurut Kasipenkum Kejati Kalbar, Kejaksaan telah meminta keterangan beberapa orang terkait hal tersebut.
 
Dia menerangkan, proses penyelidikan tersebut masih berproses, yang mana penyelidik akan mengumpulkan bahan keterangan yang dapat menemukan peristiwa pidana, serta menemukan dua alat bukti permulaan yang cukup dari dugaan tindak pidana kasus yang dilaporkan tersebut.
 
"Dan terkait adanya pemberitaan bahwa disamping terkait laporan pembelian tanah ada juga pemberitaan mengenai dugaan tindak pidana kehutanan terhadap P, hingga saat ini juga Bidang Tindak Pidana Umum Kejati Kalbar belum menerima SPDP baik dari Penyidik Polda ataupun PPNS, yang memang memiliki kewenangan penyelidikan dan penyidikan kasus tersebut," kata dia.
 
Dia menegaskan bahwa Kejaksaan pasti akan melakukan penegakan hukum yang berkeadilan, apabila menemukan unsur tindak pidana yang dilanggar pada sebuah kasus.
 
 
"Proses hukum pasti akan tetap berjalan sepanjang ditemukan suatu peristiwa pidana dan ada dua alat bukti permulaan yang cukup," tegasnya.
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

O
Reporter
Oktaviani
W
Editor
Wahyu SK