Sempat Mangkir, Menteri Sakti Wahyu Trenggono Penuhi Panggilan KPK

AKURAT.CO Sakti Wahyu Trenggono (SWT) mendatangi markas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi, atas dugaan korupsi pengadaan perangkat IT pada PT Telkom dan Grup tahun 2017-2018.
Eks Wakil Menteri Pertahanan yang kini menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan itu hadir sekira pukul 08.50 WIB.
Kedatangannya tidak terpantau awak media. Hal ini lantaran SWT masuk ke Gedung Merah Putih KPK melalui pintu belakang. Tetapi, SWT terlihat menunggu di lobi Gedung Antirasuah tersebut. Kemudian, dia pun langsung masuk ke ruang pemeriksaan.
Baca Juga: Ketua KPK Berharap Pansel Tak Didomplengi Calon Titipan Pihak Manapun
Saat dikonfirmasi wartawan, Juru Bicara KPK, Tessa Mahardika Sugiarto membenarkan kehadiran SWT. Namun Tessa belum memerinci informasi yang akan dikorek penyidik kepada SWT, termasuk dalam hal apa yang bersangkutan datang ke lembaga antirasuah itu.
"Betul yang bersangkutan hadir ke kantor Gedung Merah Putih KPK," kata Tessa.
Sakti Wahyu Trenggono sedianya diperiksa sebagai saksi pada, Jumat (12/7/2024). Namun, saat itu tidak memenuhi panggilan pemeriksaan KPK.
Berdasarkan informasi, pemeriksaan ini dilakukan dalam kapasitas SWT sebagai pemegang saham atau pengurus PT Teknologi Riset Global Investama.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








