Diperiksa KPK, Sakti Wahyu Trenggono Bungkam Dapat Perlakuan Spesial
Oktaviani | 26 Juli 2024, 14:22 WIB

AKURAT.CO Menteri Kelautan dan Perikanan (KP), Sakti Wahyu Trenggono (SWT) telah menjalani pemeriksaan di markas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (26/7/2024).
Tidak seperti saksi atau terperiksa lainnya yang dipanggil penyidik ke Gedung Merah Putih KPK, Sakti Wahyu Trenggono terkesan spesial.
Kesan itu terlihat dari kehadiran Trenggono di markas antikorupsi yang tidak melalui pintu depan, tetapi lewat pintu belakang. Hal itu di luar dari kebiasaan, mengingat kehadiran saksi yang diperiksa selalu melalui pintu depan.
Usai menjalani pemeriksaan, sekitar pukul 11.26 WIB, pemegang saham PT Teknologi Riset Global Investama itu terdiam saat disinggung masuk melalui pintu belakang.
Eks Wakil Menteri Pertahanan itu baru bersuara saat disinggung soal pemeriksaannya sebagai saksi kasus dugaan korupsi pengadaan perangkat IT pada PT Telkom dan Grup tahun 2017-2018.
"Iya di Telkom," kata Trenggono.
Tanpa merincikan apapun, Trenggono mengklaim telah membantu KPK. Entah apa maksud dari Trenggono dia tiba-tiba menyebut mendapat makan siang gratis dari KPK.
Baca Juga: Pameran Indohealthcare Gakeslab Expo Digelar 31 Juli Hingga 2 Agustus, Unjuk Gigi Produk Kesehatan
"Jadi sebagai warga negara yang baik, saya harus membantu KPK. Saya dikasih makan ini, saya membantu KPK artinya yang saya ketahui terhadap peristiwa itu, itu kan terjadi di 2017-2018. Yang saya tahu saya sampaikan. Yang tidak tahu ya tidak saya sampaikan," ujar Trenggono, sebelum meninggalkan gedung KPK.
Dia pun tak merespons saat disinggung soal sosok Abdul Satar, salah satu pemilik PT Tower Bersama Infrastructur Group (TBIG) dan Komisaris PT Asiatel Globalindo, Tan Heng Lok (THL) yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.
Namun, Trenggono menampik adanya dugaan aliran dana hasil tindak pidana korupsi kepadanya maupun ke perusahaan yang terafiliasi dengannya.
Baca Juga: Piala Presiden: Lawan Bali di Laga Pamungkas Malam Nanti, Persija Jakarta Fokus Pulihkan Kebugaran
"Enggak ada itu, enggak ada," kata Trenggono.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







