Polisi Ungkap Fakta Baru Sindikat Pencurian dan Mutilasi Bajaj di Kebon Jeruk

AKURAT.CO Polisi mengungkap fakta baru terkait kasus sindikat pencurian dan mutilasi bajaj di wilayah Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, mengatakan para sindikat telah beraksi selama 18 bulan terakhir dan sudah mencuri sebanyak 18 kali.
“Selama 18 bulan terakhir sudah beraksi 18 kali. Ada 18 bajaj yang hilang. Modus berubah dari menggunakan kendaraan bermotor hingga menggunakan bajaj hasil curian untuk mencuri bajaj lainnya, yang kemudian diambil dan dimutilasi,” katanya dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jumat (26/7/2024).
Baca Juga: INKOWAPI Dorong Potensi Penguatan Food Bank Melalui Koperasi
Dalam kesempatan yang sama, Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Wira Satya Triputra, mengatakan tersangka utama berinisial M dan YR telah beraksi sejak Februari 2023 dan memang telah mencuri sebanyak 18 kali.
“Dari hasil pendalaman, tim penyidik memperoleh keterangan bahwa para tersangka sudah mencuri bajaj sebanyak 18 kali di berbagai wilayah di Jakarta, terakhir pada 18 Juli 2024,” jelasnya.
Setiap kali melakukan aksinya, pelaku mendapat keuntungan dari Rp 1,7 juta hingga Rp 5 juta. Hasil mencuri bajaj tersebut kemudian dibagi rata oleh keduanya.
“Dari hasil kejahatan, keuntungan dibagi rata oleh kedua pelaku dan dipergunakan untuk keperluan sehari-hari,” tukasnya.
Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah berhasil menangkap lima pelaku sindikat pencurian bajaj di Jakarta.
Dua di antaranya berinisial M dan YR berperan sebagai eksekutor, sementara HS, SH, dan ES berperan sebagai penadah.
Atas perbuatannya, M dan YR akan dikenakan Pasal 363 ayat (2) KUHP, dengan ancaman hukuman penjara paling lama 9 tahun.
Sedangkan tersangka HS, SH, dan ES akan dikenakan Pasal 480 KUHP, dengan ancaman hukuman penjara paling lama 4 tahun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







