Polda Metro Jaya Telusuri Kasus Dugaan Pengeroyokan Stafsus Arsjad Rasjid

AKURAT.CO Polda Metro Jaya mulai menelusuri kasus dugaan pengeroyokan yang dilaporkan Arif Rahman, Staf Khusus Ketua Umum Kadin Indonesia, Arsjad Rasjid.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, mengatakan terlapor yang diduga melakukan pengeroyokan adalah sosok Umar Kei.
"Kemarin Selasa 17 september kami telah menerima laporan dari saudara AR, terlapornya saudara UK. Dugaan peristiwanya yang dilaporkan adalah kekerasan secara bersama-sama di muka umum terhadap orang ataupun barang sebagaimana diatur dalam pasal 170 KUHP," kata Ade Ary kepada wartawan, Kamis (19/9/2024).
Dia menjelaskan, saat ini laporan tersebut tengah memasuki tahapan awal penyelidikan. Dia pun memastikan kasus ini akan diusut dan diproses secara profesional.
Baca Juga: Polda Metro Jaya Pertebal Pengamanan di Tempat Wisata dan CFD Saat Libur Maulid Nabi
"Diusut, diproses, dilakukan pendalaman sesuai SOP secara proporsional dan secara profesional. Mohon waktu, tim penyelidik masih bekerja," tukas dia.
Sebagai informasi, Staf Khusus Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid, Arif Rahman, melaporkan pengeroyokan yang dia alami di Polda Metro Jaya, pada Selasa (18/9/2024) malam.
Pengeroyokan tersebut terjadi saat dia melakukan upaya mediasi pembebasan Kantor Kadin di Lantai 3, Menara Kadin, Jakarta, pada Senin (16/9/2024).
"Saya melaporkan pengeroyokan yang dilakukan Umar Kei terhadap saya di Menara Kadin," ujar Arif kepada wartawan, Selasa (17/9/2024).
Dirinya datang ke lantai 3 Menara Kadin lantaran ingin bekerja sebagaimana mestinya. Namun, di dalam kantor tersebut ternyata sudah banyak orang yang tak dia kenal.
Bahkan, dirinya tiba-tiba melihat Umar Kei, yang diduga diundang oleh Taufan, adik ipar Anindya Bakrie untuk hadir di Menara Kadin.
"Jadi saya telpon Taufan dan akhirnya saya pindah dari ruangan yang cukup besar, berkumpul kurang lebih 50 orang ke ruang rapat yang kurang lebih 10 orang. Di sana saya menyampaikan bahwa ini adalah urusan internal Kadin dan yang bukan dari pengurus kadin silahkan keluar," ungkap dia.
Pada saat itu, Umat Kei langsung menimpuk Arif dengan kaleng minuman. Dari sebelah kiri, beberapa orang langsung menyerbu.
Menurut Arif, hal ini terjadi lantaran Umar Kei tersinggung saat dirinya mengungkapkan yang bukan pengurus Kadin silakan keluar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







