Dituduh Lakukan Transaksi Rp80 Miliar dalam Kasus Korupsi Timah, PT SBS Bantah Keterlibatan

AKURAT.CO Kuasa hukum PT Sariwiguna Binasentosa (PT SBS), Franky ST Purba, menegaskan, kliennya bukanlah smelter swasta yang disebut melakukan transaksi senilai Rp 80 miliar dalam kasus dugaan korupsi timah yang tengah bergulir.
Pernyataan ini sekaligus meluruskan pemberitaan yang beredar di salah satu media nasional.
Franky menegaskan, transaksi tersebut tidak terkait dengan aktivitas timah atau kerja sama smelter yang disinggung dalam kasus ini.
"Transaksi yang dimaksud adalah transaksi PT Cipta Mineral Bumi Selaras, bukan PT Sariwiguna Binasentosa. Selain itu, PT Cipta Mineral Bumi Selaras tidak memiliki keterkaitan dalam perkara ini," ujar Franky dalam keterangan resminya, Kamis (4/10/2024).
Baca Juga: Terungkap di Persidangan, Biaya Pemurnian Smelter Swasta Lebih Murah dari PT Timah
Ia juga menyebutkan, adanya kesalahan informasi dalam pemberitaan yang mengaitkan PT SBS dengan kasus korupsi timah. Menurut Franky, pemberitaan tersebut menyesatkan dan berpotensi membingungkan masyarakat.
"Pemberitaan tersebut hanya mengungkap sebagian fakta persidangan, lalu dikaitkan dengan kasus korupsi timah, yang berisiko memberikan informasi keliru kepada publik," tegas Franky.
Ia menambahkan, klarifikasi ini penting agar masyarakat tidak salah memahami informasi terkait kasus tersebut.
Sebelumnya, dalam persidangan kasus dugaan korupsi timah, jaksa menghadirkan Chandra Situmeang, Kepala Cabang money changer PT Dolarindo Intravalas Primatama, sebagai saksi.
Chandra mengakui adanya 136 transaksi senilai Rp80 miliar dari smelter swasta yang disorot dalam kasus ini.
Baca Juga: Polri Ungkap Tujuh Mayat Pria di Kali Bekasi Positif Alkohol
Dalam kasus ini, terdakwa yang diadili adalah crazy rich Helena Lim, Mochtar Riza Pahlevi Tabrani (mantan Direktur Utama PT Timah Tbk 2016-2021), Emil Ermindra (mantan Direktur Keuangan PT Timah Tbk 2016-2020), dan MB Gunawan (Direktur Utama PT Stanindo Inti Perkasa).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









