Dua Bocah Tewas Tenggelam di Lubang Bekas Galian di Tangerang, Sempat Teriak Minta Tolong

AKURAT.CO Dua anak laki-laki berinisial MF (11) dan AIM (11) tewas tenggelam di galian air, Kampung Ranca Balok, Desa Cukanggalih, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, pada Senin (4/11/2024) malam.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, mengatakan kejadian ini berawal saat saksi berinisial AH (12) dan MYM (11) diajak oleh korban untuk berenang di TKP.
Baca Juga: Remaja Bekasi Tenggelam
"Setelah sampai di TKP kedua korban langsung terjun ke galian untuk berenang dan mengajak AH. Namun, AH dan MYM hanya melihat dari pinggir galian," kata Ade Ary kepada wartawan, Selasa (5/11/2024).
Tak lama kemudian, kedua korban tenggelam dan berteriak minta tolong. Teriakan itu pun didengar oleh D (74) dan HH (20), yang langsung terjun untuk menyelamatkan korban yang sudah berada di dasar air.
"Diketahui setelah dibawa ke permukaan kedua korban sudah meninggal dunia," tukas dia.
Atas hal ini, kejadian ini pun langsung dilaporkan ke Polsek Curug. Sampai saat ini, pihak kepolisian masih menelusuri kasus ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








