KPK Dalami Dugaan Keterlibatan Firli Bahuri dalam Kasus Harun Masiku

AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan akan menelusuri dugaan keterlibatan mantan Ketua KPK, Firli Bahuri, dalam kasus Harun Masiku.
Dugaan ini mencuat setelah mantan penyidik KPK, Ronald Paul, menuding Firli menghalangi proses penyidikan kasus tersebut.
Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu, menegaskan bahwa pihaknya akan mendalami semua informasi terkait. Pemanggilan Firli dimungkinkan jika keterangannya diperlukan.
"Apabila ada hal yang perlu dikonfirmasi dari siapa pun, termasuk yang disebut, nanti kami akan panggil. Tunggu saja perkembangannya," ujar Asep, Kamis (9/1/2025).
Ronald sebelumnya mengungkapkan bahwa dia mengalami hambatan saat menyelidiki kasus suap politikus PDIP, Harun Masiku, yang melibatkan upaya penghalangan oleh Firli Bahuri.
Baca Juga: Aktivitas Pelawak Qomar Sebelum Meninggal Dunia, Berdakwah Sambil Tahan Sakit
Salah satu contoh yang ia sampaikan adalah arahan untuk menunda penggeledahan di kantor DPP PDIP.
"Ketika kami ingin menggeledah kantor DPP PDIP, arahan dari Firli adalah 'jangan dulu.' Itu jelas menghambat proses penyidikan," kata Ronald usai menjalani pemeriksaan di Gedung KPK pada Rabu (8/1/2025).
Ronald menyatakan bahwa tindakan Firli tersebut disampaikan langsung kepada Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) yang menangani kasus Masiku. Oleh karena itu, dia mendesak agar Firli turut diperiksa.
"Yang seharusnya dipanggil bukan hanya saya. Firli Bahuri juga harus diperiksa," tegasnya.
Ronald, yang dikenal menangani kasus Harun Masiku sejak awal, diberhentikan dari KPK setelah dinyatakan tidak lulus dalam Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).
Kasus Harun Masiku menjadi perhatian publik sejak 2020, tetapi hingga kini keberadaan Harun masih misterius. KPK terus berupaya menuntaskan kasus tersebut meski menghadapi berbagai tantangan dan kontroversi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









