Menkum Teken Berkas Ekstradisi Buronan e-KTP Paulus Tannos

AKURAT.CO Menteri Hukum (Menkum), Supratman Andi Agtas, telah menandatangani berkas ekstradisi buronan kasus korupsi e-KTP, Paulus Tannos.
Hal ini disampaikan Supratman dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (17/2/2025).
"Terkait permintaan ekstradisi atas inisial PT, kami sudah berkoordinasi dengan KPK, Kejaksaan Agung, dan Polri untuk melengkapi dokumen yang diperlukan. Saya juga telah menandatangani surat permintaan ekstradisi," ujar Supratman.
Sebelumnya, Ketua KPK Setyo Budiyanto memastikan proses ekstradisi tetap berjalan meski Paulus Tannos mengubah kewarganegaraannya.
Baca Juga: DPRD Jakarta Dukung Penuh Program Water Purifier PAM Jaya
"Saya kira perubahan status kewarganegaraan tidak akan berpengaruh. Kami terus berkoordinasi agar proses ini berjalan lancar," kata Setyo di Kementerian Hukum, Jakarta, Jumat (24/1/2025).
Paulus Tannos ditangkap di Singapura dan telah ditahan otoritas setempat.
KPK menetapkannya sebagai tersangka kasus dugaan korupsi e-KTP sejak 2019. Ia sempat menghilang hingga masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) KPK pada 19 Oktober 2021.
Kini, KPK berharap ekstradisi segera dilakukan agar proses hukum bisa berlanjut di Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









