Akurat
Pemprov Sumsel

IKA Fisipol UKI Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Kematian Mahasiswa Kenzaha Walewongko

Ahada Ramadhana | 8 Maret 2025, 20:14 WIB
IKA Fisipol UKI Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Kematian Mahasiswa Kenzaha Walewongko

AKURAT.CO Ikatan Alumni (IKA) Fisipol Universitas Kristen Indonesia (UKI) mendesak pihak kepolisian untuk bekerja secara serius dan profesional dalam mengusut kasus kematian mahasiswa Fisipol, Kenzaha Walewongko.

Polisi diminta segera mengungkap kasus ini dan menangkap para pelaku pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Ketua IKA Fisipol UKI, Marlen Sitompul, meminta aparat kepolisian bertindak cepat agar seluruh pelaku dapat segera ditangkap dan diproses hukum.

“Aparat kepolisian harus segera menangkap para pelaku pengeroyokan yang menewaskan mahasiswa Fisipol UKI. Tindakan seperti ini tidak bisa ditoleransi,” ujar Marlen di Jakarta, Sabtu (8/3/2025).

Marlen menekankan bahwa Indonesia adalah negara hukum, sehingga kasus ini harus ditangani dengan tegas dan adil. Terlebih, beredarnya rekaman video saat kejadian seharusnya dapat mempercepat proses penangkapan pelaku.

“Semua pelaku pengeroyokan harus ditindak. Kejadian ini sangat mengerikan karena terjadi di lingkungan kampus. Hukum harus ditegakkan dengan seadil-adilnya,” tegasnya.

Baca Juga: Demokrat Sambut Positif Wacana Jokowi Bentuk Partai Super Tbk

IKA Fisipol UKI juga meminta pihak rektorat UKI untuk bersikap tegas terhadap mahasiswa yang terlibat dalam insiden ini.

Marlen menegaskan bahwa pihak kampus tidak bisa hanya menunggu proses dari kepolisian, tetapi juga harus mengambil langkah nyata.

“Rektorat harus segera menindak mahasiswa yang terlibat, termasuk memberikan sanksi tegas seperti dikeluarkan atau drop out (DO),” katanya.

Selain itu, Marlen juga menyoroti lemahnya sistem keamanan di UKI. Menurutnya, insiden pengeroyokan hingga menewaskan seorang mahasiswa menunjukkan bahwa pengamanan kampus tidak berjalan dengan baik.

“Pihak Yayasan UKI dan Rektorat harus segera mengevaluasi sistem keamanan kampus. Pengamanan kampus seolah tidak berfungsi dan abai terhadap tindakan kriminal ini. Ini tidak bisa dianggap sepele karena nyawa mahasiswa telah hilang,” tambahnya.

Kronologi Kejadian

Sebelumnya, Kenzaha Walewongko (22), mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) UKI, tewas setelah diduga dikeroyok oleh sejumlah mahasiswa dari Fakultas Hukum.

Peristiwa tragis ini terjadi di area parkir motor UKI, Cawang, Jakarta Timur, pada Selasa (4/3/2025) sekitar pukul 20.00 WIB.

Menurut informasi yang dihimpun, insiden bermula saat korban sedang berkumpul dengan teman-temannya sesama mahasiswa Fisipol. Diduga, perkelahian pecah setelah ada mahasiswa Fakultas Hukum yang merasa tersinggung oleh ucapan korban.

“Saat itu mereka sedang ngobrol santai, lalu ada mahasiswa FH yang tersinggung hingga terjadi perkelahian,” ujar seorang mahasiswa yang enggan disebutkan namanya, Kamis (6/3/2025).

Baca Juga: Tak Seperti Jokowi, Prabowo Lebih Terbuka Saat Bertemu Para Pengusaha Kelas Kakap

Korban diduga dikeroyok, diseret, dan dipukul dengan benda tumpul. Bahkan, pagar kampus dilaporkan jebol akibat keributan tersebut.

Salah satu pelaku pengeroyokan disebut bernama Thomas, yang sebelumnya pernah menjadi mahasiswa pada 2014, namun sempat terkena pemutihan sebelum kembali aktif pada 2023.

Sementara itu, Kapolsek Kramat Jati, Kompol Rusit Malaka, membenarkan adanya kejadian tersebut. Namun, ia belum bisa mengungkap motif di balik insiden tersebut.

“Kasusnya sedang ditangani Polres Metro Jakarta Timur,” ujarnya singkat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.