Hasto Ungkap Ada Intimidasi dan Larangan Berobat untuk Saksi oleh Penyidik Rossa

AKURAT.CO Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, mengungkap dugaan pelanggaran hak asasi manusia dalam proses penyidikan kasus yang menjeratnya saat ini.
Dia mengatakan, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rossa Purbo Bekti, melakukan tindakan yang menyalahi hukum dan melanggar prinsip kemanusiaan.
Dalam surat terbukanya yang dibacakan sebelum sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Hasto mengutip kesaksian Agustiani Tio yang mengaku mendapat tekanan dari penyidik, termasuk larangan berobat ke China meski tengah menderita kanker.
Baca Juga: Hasto Klaim Kasusnya Produk Daur Ulang, Singgung Pengadilan Politis dan Kepastian Hukum
"Berbagai intimidasi dan larangan cekal untuk berobat tersebut menunjukkan bagaimana ketidakadilan menafikan kemanusiaan," ujar Hasto dalam suratnya, Jumat (25/4/2025).
Dia menilai, tindakan penyidik Rossa sebagai bentuk penyimpangan serius dalam penegakan hukum. 'Penyidik Rossa Purbo Bekti telah menutup mata hatinya, suara kemanusiaan tidak lagi menggetarkan nuraninya," tulis Hasto.
Selain itu, dia juga menuding upaya perampasan barang bukti dilakukan dengan cara yang melawan hukum, memperkuat indikasi bahwa kasus ini bermuatan politis.
Adapun sidang kali ini menghadirkan tiga saksi dari Jaksa Penuntut Umum KPK, namun kuasa hukum Hasto menyatakan bahwa kesaksian-kesaksian tersebut tidak relevan dan tidak menjawab pokok perkara yang menyasar klien mereka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 7Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 8Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








