KPK Telusuri LHKPN Wahyudin Moridu yang Bernilai Minus

AKURAT.CO Mantan Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Wahyudin Moridu, yang sempat viral karena ucapannya hendak "rampok uang negara" diketahui memiliki harta kekayaan dengan nilai minus.
Menanggapi hal tersebut, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan akan mendalami laporan LHKPN Wahyudin untuk memastikan keakuratannya.
"Kami akan cek kesesuaian pelaporannya," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Senin (22/9/2025).
Baca Juga: Viral Ucapan Rampok Uang Negara, Wahyudin Moridu Dipecat PDIP dan Kena PAW
Budi menjelaskan bahwa pengecekan ini dilakukan untuk memastikan pelaporan LHKPN tidak sekadar formalitas, melainkan diisi dengan jujur.
"Karena sebagai penyelenggara negara seharusnya juga menjadi teladan bagi masyarakat, termasuk dalam komitmen pencegahan korupsi," ujarnya.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periode 2024, Wahyudin melaporkan memiliki total harta senilai minus Rp2 juta. Ia melaporkan memiliki rumah warisan senilai Rp180 juta dan kas atau setara kas Rp18 juta, namun juga melaporkan utang sebesar Rp200 juta, sehingga total kekayaannya minus.
Baca Juga: Wahyudin Moridu Minus
Sebelumnya, Wahyudin Moridu telah meminta maaf atas pernyataannya yang viral. Dalam video klarifikasi, ia menegaskan tidak bermaksud menyinggung masyarakat Gorontalo.
"Saya, Wahyudin Moridu, anggota DPRD Provinsi Gorontalo, saya didampingi istri saya. Dengan ini, atas nama pribadi dan keluarga, saya memohon maaf atas video yang telah diviralkan di media sosial TikTok beberapa waktu lalu. Sesungguhnya, Bapak dan Ibu sekalian, saya tidak berniat untuk melecehkan ataupun menyinggung masyarakat Gorontalo," jelasnya.
Wahyudin Moridu sendiri telah dipecat oleh partai pengusungnya PDI Perjuangan serta keanggotaannya di DPRD Provinsi Gorontalo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








