Tim Reformasi Kepolisian Jadi Langkah Sistematis Presiden Prabowo untuk Wujudkan Polri Bersih dan Independen

AKURAT.CO Tim Reformasi Kepolisian dinilai sebagai langkah strategis Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan institusi Polri yang bersih, berintegritas, independen, sekaligus humanis.
“Indonesia memang membutuhkan Polri yang bersih, berintegritas, independen, dan humanis,” kata pengamat kepolisian Iwan saat dihubungi Akurat.co, Selasa (23/9/2025).
Menurut Iwan, reformasi yang digagas Presiden harus dimulai dari pembenahan struktur hingga revisi Undang-Undang Polri, serta penguatan peran Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) sebagai lembaga pengawas eksternal.
“Reformasi Polri harus dilakukan oleh tim independen di luar institusi Polri yang dibentuk langsung oleh Presiden, bukan hanya dari internal kepolisian,” ujarnya.
Ia menilai citra Polri saat ini masih buruk di mata publik, seiring banyaknya kasus pelanggaran integritas yang dilakukan oknum aparat maupun pimpinan.
“Bahkan muncul slogan ‘no viral, no justice’ sebagai bentuk kekecewaan publik karena banyak kasus baru diproses setelah viral di media sosial,” tegasnya.
Baca Juga: Keluarga Pertanyakan Jenazah WN Australia yang Dipulangkan dengan Kondisi Tanpa Jantung
Iwan juga menyoroti sejumlah persoalan serius di tubuh Polri, mulai dari kasus keterlibatan oknum dalam narkoba, judi online, hingga tindak pidana berat seperti pembunuhan.
“Hal-hal inilah yang harus direformasi secara sistemik agar Polri kembali dipercaya publik,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










