Komisi XIII DPR Desak Pembentukan TGPF Demo Agustus, Tegaskan Perlindungan Anak Korban Kekerasan

AKURAT.CO Komisi XIII DPR RI menegaskan pentingnya pembentukan Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) terkait aksi demonstrasi pada Agustus 2025.
Langkah ini dinilai krusial untuk memastikan penegakan hukum yang adil serta menjamin akses keadilan bagi seluruh rakyat, termasuk anak-anak yang turut menjadi korban.
Hal itu disampaikan Anggota Komisi XIII DPR, Vita Ervina, dalam rapat dengar pendapat dengan sejumlah lembaga Hak Asasi Manusia (HAM) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (29/9/2025).
“Tujuan pembentukan tim ini jelas, yakni agar negara benar-benar memiliki penegakan hukum yang adil dan seluruh rakyat Indonesia mendapatkan akses keadilan,” kata Vita.
Menurut Vita, laporan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menunjukkan mobilitas anak dalam aksi demonstrasi tersebut cukup tinggi. Bahkan, sejumlah anak dilaporkan ikut ditangkap aparat di beberapa wilayah.
“Ini yang perlu kita cermati, karena di beberapa tempat yang ditangkap justru lebih banyak anak-anak,” tegasnya.
Politisi PDI Perjuangan itu juga mendukung usulan Ketua Komisi XIII DPR, Sugiat Santoso, agar TGPF melakukan pengelompokan (clustering) dalam menindaklanjuti kasus.
Baca Juga: Mendagri Minta Pemda Prioritaskan Penanganan TBC
Ia menekankan, selain mengidentifikasi korban, perlu pula ditelusuri dugaan keterlibatan oknum aparat dalam kekerasan terhadap massa aksi.
“Maka saya setuju dengan Pak Ketua bahwa ini perlu di-cluster. Penegakan hukum harus jalan, tapi anak-anak yang banyak menjadi korban juga harus dijamin mendapat akses keadilan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Vita berharap Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) aktif dalam memulihkan kondisi anak-anak yang terdampak.
Ia menilai, banyak di antara mereka hanya ikut-ikutan tanpa niat melakukan kekerasan atau perusakan.
“Kalau kita lihat, masih ada 13 anak yang ditahan. Saya berharap proses hukum mereka benar-benar didampingi sehingga hak-haknya tetap terjamin,” tandas Vita.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








