KPK Geledah KPP Madya Jakarta Utara, Sita Rekaman CCTV hingga Uang Tunai Valas

AKURAT.CO Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara, terkait kasus dugaan suap terkait penurunan nilai pajak PT Wanatiara Persada, yang menjerat Kepala KPP Madya Jakarta Utara, Dwi Budi.
Dalam penggeledahan ini, tim penyidik KPK menyita rekaman kamera pengawas atau CCTV, hingga uang tunai dalam bentuk valuta asing (valas).
"Dalam lanjutan penyidikan perkara suap pajak, pada hari Senin (12/1/2026) tim KPK melakukan penggeledahan di KPP Madya Jakarta Utara," ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, dalam keterangannya kepada wartawan, Selasa (13/1/2026).
Baca Juga: Meski Kerugian Negara Belum Diungkap, KPK Beberkan Alasan Penetapan Tersangka Gus Yaqut dan Gus Alex
Budi menjelaskan, penggeledahan berlangsung pada Senin (12/1/2026) sejak pukul 11.00 WIB hingga sekitar pukul 22.00 WIB atau selama kurang lebih 11 jam.
Dalam kegiatan tersebut, penyidik mengamankan dan menyita sejumlah dokumen yang berkaitan dengan proses penilaian serta pemeriksaan pajak oleh KPP Madya Jakarta Utara terhadap Wajib Pajak PT Wanatiara Persada.
Baca Juga: KPK Bidik Tersangka Lain dalam Kasus Korupsi Kuota Haji 2024
Selain dokumen, penyidik juga menyita barang bukti elektronik berupa rekaman CCTV, alat komunikasi, laptop, serta media penyimpanan data yang diduga berkaitan dengan perkara dimaksud.
"Penyidik turut mengamankan dan menyita barang bukti berupa uang tunai dengan mata uang asing (valas) dalam penggeledahan kali ini," imbuhnya.
Namun demikian, KPK belum dapat memastikan jumlah uang tunai yang disita karena masih dalam proses penghitungan oleh penyidik.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







