Jusuf Kalla Bantah Tudingan Danai Isu Ijazah Jokowi, Siap Tempuh Jalur Hukum

AKURAT.CO Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), membantah keras tudingan yang menyebut dirinya mendanai upaya untuk menggugat keaslian ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.
Isu yang beredar di sejumlah platform digital menyebut JK menggelontorkan dana hingga Rp5 miliar kepada pihak-pihak tertentu, termasuk Roy Suryo. JK menegaskan informasi tersebut tidak berdasar.
“Saya pastikan itu tidak benar,” ujar JK dalam konferensi pers di kediamannya di Jakarta, Minggu (5/4/2026).
Menanggapi tudingan tersebut, JK memutuskan mengambil langkah hukum. Melalui tim kuasa hukumnya, ia akan melaporkan dugaan pencemaran nama baik ke Bareskrim Polri pada Senin (6/4/2026).
JK juga menegaskan dirinya tidak pernah terlibat dalam polemik terkait ijazah Jokowi, termasuk dengan pihak lain seperti Rismon Sianipar.
Ia turut meluruskan soal pertemuan di rumahnya pada bulan Ramadhan lalu yang sempat dikaitkan dengan isu tersebut.
Menurut JK, pertemuan itu murni diskusi terbuka bersama sejumlah akademisi dan profesional terkait kondisi bangsa dan masukan kebijakan untuk Presiden Prabowo Subianto.
Baca Juga: Jaga Asa ke Grand Final, Jakarta Pertamina Enduro Bungkam Popsivo Polwan 3-1
“Pembicaraan itu terbuka dan tidak ada kaitannya dengan isu ijazah. Itu hanya saran untuk kebijakan pemerintah,” jelasnya.
Kuasa hukum JK, Abdul Haji Talaohu, menyatakan laporan yang disiapkan berkaitan dengan fitnah yang merugikan kliennya.
Meski awalnya enggan menanggapi isu tersebut, JK akhirnya memilih langkah hukum karena tudingan itu telah menyita perhatian publik.
“Ini tuduhan serius dan harus disikapi secara hukum,” tegas Abdul.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










